Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kesepakatan Tarif Indonesia-AS Membuat Pelaku Industri Optimistis

📅 Senin, 04 Agu 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Pasalnya, selama ini India dikenal sebagai salah satu kompetitor Indonesia di sektor tekstil dan produk tekstil (TPT). India sendiri dikenakan tarif impor sebesar 25 persen oleh AS.

Pemulihan Industri

Pengamat Kebijakan Publik Fitra, Badiul Hadi mengatakan, kenaikan PMI manufaktur Indonesia pada Juli 2025 menjadi 49,2 poinatau mengalami lonjakan 2,3 poin setelah sebelumnya Juni sebesar 46,9 poin. Lonjakan itu patut dicermati secara positif namun kritis. Lonjakan ini menunjukkan adanya pemulihan aktivitas industri, meskipun masih berada di zona kontraksi.

Pernyataan Kemenperin mengaitkan peningkatan ini dengan kesepakatan tarif dagang AS, IEU-CEPA, revisi aturan impor, dan kebijakan TKDN cukup beralasan. Empat faktor tersebut menciptakan ruang optimisme dan memperbaiki ekspektasi pelaku industri terhadap permintaan dan pasokan.

“Namun, perlu diingat bahwa kenaikan ini bisa bersifat teknikal, lebih dipengaruhi oleh pelonggaran regulasi bukan karena perbaikan struktural industri manufaktur nasional,” ungkap Badiul.

Guna menjaga momentum positif itu, Pemerintah perlu mempercepat implementasi IEU-CEPA secara menyeluruh, menguatkan ekosistem industri hulu-hilir, dan memastikan akses bahan baku tetap lancar tanpa mengorbankan tata kelola perdagangan nasional.

“Jika tren ini bisa dijaga dan ditopang kebijakan jangka menengah yang konsisten, sektor manufaktur dapat segera kembali ke zona ekspansi (50 poin) dan berkontribusi lebih baik pada pertumbuhan ekonomi nasional,”terang Badiul.

Walaupun masih berada di zona kontraksi, tren kenaikan akan berdampak positif bagi keuangan negara. Peningkatan aktivitas industri berpotensi mendorong penerimaan pajak, terutama dari pajak penghasilan (PPh) Badan dan pajak pertambahan nilai (PPN) sektor manufaktur. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.