Bocah Sembilan Tahun Tewas Tenggelam di Pantai Amurang
📅 Sabtu, 02 Agu 2025, 14:06 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-SAR Manado
Manado -- Humas Kantor SAR Manado, Nuriadin Gumeleng mengatakan satu dari dua bocah yang dinyatakan tenggelam di pesisir Pantai Kambiow Bitung, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara ditemukan meninggal dunia.
"Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Manado menerima laporan mengenai musibah dua anak tenggelam di pesisir Pantai Kambiow Bitung, Kelurahan Uwuran Dua, Kecamatan Amurang. Waktu kejadian pada Kamis (31/7) pukul 15.00 WITA, sementara dilaporkan ke Basarnas hari ini pukul 10.10 WITA," kata Nuriadin di Manado, Jumat.
Ia menyebutkan kronologi kejadiannya, di mana pada Kamis (31/7) sekitar pukul 13.00 WITA dua anak laki-laki usai pulang sekolah mengganti pakaian dan pergi bermain ke Pantai Kambiow Bitung.
Sekitar pukul 15.00 WITA, salah satu dari dua anak tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di tepi pantai.
Sementara satu anak lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh pihak keluarga dan aparat setempat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Korban yang ditemukan meninggal yaitu Chandra Revaldy Adipraboto (9 tahun), pelajar yang tinggal di Kelurahan Uwuran Dua, Lingkungan III, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan.
Sementara korban yang dalam pencarian SAR gabungan adalah Vindiesel Alfabio D. Tundo (9 tahun) juga berasal dari alamat yang sama.
Pada Jumat (0l1/8) pukul 10.25 WITA, Kantor SAR Manado memberangkatkan tim rescue gabungan yang terdiri atas personel Kantor SAR Manado dan Pos SAR Amurang menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan Operasi SAR.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini, operasi SAR masih terus berlangsung di sekitar pesisir Pantai Kambiow dan wilayah sekitarnya untuk menemukan korban yang masih hilang, sementara koordinasi antarinstansi dan keterlibatan masyarakat setempat diharapkan mempercepat proses pencarian.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih waspada dan memperhatikan aktivitas anak-anak di sekitar perairan demi mencegah kejadian serupa," ajak Nuriadin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!