Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dana Rp3 Miliar Disiapkan Pemkot Kupang untuk Bantu Pasien Gawat Darurat

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 23:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dana Rp3 Miliar Disiapkan Pemkot Kupang untuk Bantu Pasien Gawat Darurat Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Kupang saat memberikan arahan terkait program dana pengamanan kesehatan layanan kegawatdaruratan di RSUD S.K. Lerik di Kupang, Jumat (1/8/2025).

KUPANG– Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan dana sebesar Rp3 miliar per tahun untuk program layanan kegawatdaruratan di Rumah Sakit Umum Daerah S. K. Lerik bagi pasien kritis dan tanpa jaminan kesehatan.

“Saya tidak mau lagi orang datang ke IGD dalam kondisi gawat, lalu kita tanya mana kartu BPJS, mana KTP. Tidak boleh begitu. Penyelamatan nyawa harus jadi prioritas utama,” kata Wali Kota Kupang, Christian Widodo, di Kupang, Jumat (01/8).

Dana pengamanan kegawatdaruratan merupakan program inovatif yang memberikan jaminan pelayanan medis bagi pasien dalam kondisi gawat darurat namun terkendala pembiayaan.

Christian menjelaskan, Pemerintah Kota Kupang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar per tahun melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung program ini. Dana tersebut dikelola dengan skema klaim dari rumah sakit, diverifikasi Inspektorat dan dicairkan melalui Badan Keuangan Daerah.

“Program ini untuk menjawab kebutuhan pasien gawat darurat yang tidak memiliki jaminan kesehatan, identitas kependudukan, maupun dalam situasi sosial yang rentan seperti terlantar, korban kekerasan, hingga penderita penyakit menular dan stunting dari keluarga tidak mampu,” jelasnya.

Program ini dituangkan dalam Peraturan Wali Kota Kupang Nomor 18 Tahun 2025 dan ditujukan untuk menanggulangi berbagai hambatan administratif yang selama ini menghalangi masyarakat, terutama kelompok rentan dalam memperoleh pelayanan medis saat darurat.

“Sejak diluncurkan pada 3 Juni 2025 hingga saat ini, sekitar 22 warga Kota Kupang telah merasakan langsung manfaat dari program ini,” kata dia.

Ia menyampaikan bahwa program ini merupakan hasil dari refleksi panjang sejak dia masih menjadi dokter. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa tidak boleh lagi ada nyawa yang hilang hanya karena persoalan administratif.

RSUD S.K. Lerik menjadi unit pelaksana utama program ini, dengan prosedur pelayanan yang telah disederhanakan: pasien ditangani terlebih dahulu tanpa menunggu kelengkapan administrasi, dan setelah kondisi stabil, barulah dilakukan penyesuaian dokumen bila diperlukan.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTT Darius Beda Daton menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program ini.

Menurut dia, program dana pengaman kesehatan telah menjawab persoalan klasik yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat dan bahkan menjadi perhatian lembaganya.

“Dulu, kami kerepotan membantu pasien yang tidak punya jaminan. Sekarang tidak lagi. Cukup dengan koordinasi sederhana, pasien bisa langsung ditangani. Ini bukti nyata keberpihakan kepada rakyat,” kata Darius.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.