Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bangka Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah Tekan Inflasi

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 23:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bangka Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah Tekan Inflasi Doc: ANTARA
Ket. Pemkab Bangka Tengah bersama BI menggelar GPM di Koba, untuk menekan inflasi, Jumat (01/08/2025).

KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-Alun Kota Koba, sebagai upaya menekan inflasi daerah yang dipicu kenaikan harga bahan pangan.

Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, di Koba, Jumat (01/8), mengatakan inflasi merupakan persoalan serius yang bisa mengganggu pertumbuhan ekonomi, sehingga pemerintah daerah harus memastikan harga pangan tetap stabil. 

"Inflasi dapat melemahkan daya beli masyarakat, maka kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok,” ujarnya.

Ia mengatakan, pangan adalah komponen terbesar penyumbang inflasi, sehingga intervensi melalui operasi pasar dan pangan murah harus dilakukan secara berkelanjutan. 

Dengan GPM, menurut dia, masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Tengah Dian Akbarini, mengatakan GPM digelar rutin sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Kali ini kegiatan juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-171 Kota Koba.

“Kolaborasi dengan Bank Indonesia, BULOG, BUMN pangan, UMKM, hingga petani lokal membuat harga pangan bisa ditekan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok,” ujar Dian.

Sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras SPHP Rp59.000 per sak (5 kilogram), beras premium Rp75.000 per 5 kilogram, gula Rp18.000 per kilogram, minyak goreng Rp18.000 per liter, serta hasil pertanian lokal seperti cabai, sayuran segar, telur, dan kopi robusta.

Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan pelayanan publik terpadu, senam sehat bersama, donor darah, serta stan UMKM dari sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan.

Menurut Dian, antusiasme masyarakat yang tinggi membuktikan kegiatan pangan murah sangat dibutuhkan. 

"Ini bukan hanya untuk berbelanja hemat, tetapi juga wujud nyata sinergi menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi di Bangka Tengah,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Percepatan Program Irigasi ...
Olahraga
Laga Uji Coba:  Swedia Dipa...
Olahraga
Liverpool Resmi Tunjuk Ando...
Olahraga
Jacob Roulstone Gantikan Ma...

Musim Panas Waspada Api, Kebakaran Nagan Raya Terus Meluas

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Musim Panas Waspada Api, Ke...

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.