Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendiktisaintek Pilih Desa di Konsel untuk Lokasi SMA Garuda

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendiktisaintek Pilih Desa di Konsel untuk Lokasi SMA Garuda Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat diwawancarai di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

KENDARI – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memilih Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) untuk menjadi lokasi pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda di wilayah Bumi Anoa.

Gubernur Provinsi Sultra Andi Sumangerukka saat ditemui di Kendari, Kamis (31/7), mengatakan penetapan lokasi SMA Unggul Garuda di Sultra bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bangka Belitung merupakan satu kebanggaan.

"Penetapan SMA Unggul Garuda di Sultra lebih awal dari provinsi lain di Indonesia berkat komunikasi rutin dari kita Pemprov Sultra dengan pemerintah pusat. Ini peluang bagi putra putri kita menuntut ilmu di sekolah unggulan," kata Andi Sumangerukka.

Dia berharap agar para bupati dan wali kota se-Sultra bisa memotivasi jajaran sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah masing-masing untuk meningkatkan kualitas anak didik untuk bisa melanjutkan studi di SMA Unggul Garuda.

"Karena pola rekrutmen masuk SMA Unggul Garuda terbuka dan profesional maka siswa/siswi SMP di Sultra harus siap berkompetisi dengan siswa/siswi SMP dari luar Sultra. Kalau anak anak kita tidak memiliki kualitas handal maka tidak tertutup kemungkinan diisi anak-anak luar Sultra," ujarnya.

Andi Sumangerukka juga memberikan apresiasi atas hasil tersebut dan menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari upaya aktif pemerintah daerah dalam memenuhi persyaratan teknis.

“Artinya begini, karena kita menindaklanjuti. Terutama untuk mendapatkan sekolah itu harus memenuhi syarat-syarat teknis. Nah, memang harus ada intervensi dari gubernur atau bupati. Kalau kita hanya membiarkan saja, saya rasa tidak akan mungkin. Sekolah ini sangat kita butuhkan,” jelasnya.

Dia berharap, pembangunan SMA Unggulan Garuda ini dapat meningkatkan mutu pendidikan di Sultra, serta menjadi pusat pembinaan siswa berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Penetapan Desa Lebo Jaya sebagai lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani, tertanggal 16 Juli 2025.

“Merujuk pada hasil tinjauan ke beberapa calon lokasi pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda di Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan hormat kami sampaikan bahwa Desa Lebo Jaya, Kabupaten Konawe Selatan telah dipilih sebagai lokasi untuk pembangunan SMA Unggul Garuda,” tulis Burhani dalam suratnya.

Diketahui, status tanah yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah tersebut telah clear and clean, lengkap dengan sertifikat kepemilikan.

Pemilihan Desa Lebo Jaya sebagai lokasi dilakukan setelah serangkaian kunjungan lapangan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie, pada 4–6 Juli 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Wamendiktisaintek meninjau sejumlah lokasi potensial di Sultra, yakni calon lokasi di Kabupaten Konawe, Kabupaten Wakatobi, dan Desa Lebo Jaya, Konawe Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.