Sirkuit F1 Madrid Diterpa Gugatan Hukum, Izin Konstruksi Dipermasalahkan Aktivis Lingkungan

Rabu, 30 Jul 2025, 09:25 WIB

MADRID — Rencana ambisius Madrid untuk menggelar balapan Formula 1 di jalan raya menghadapi hambatan serius, setelah Pengadilan Administratif ke-22 Madrid secara resmi menerima gugatan atas izin konstruksi sirkuit yang dijuluki “Madring” di kawasan IFEMA.

Gugatan ini diajukan oleh kelompok lingkungan Plataforma Ecologista Madrileña melalui organisasi hukum Liberum Natura. Mereka menyoroti proses persetujuan izin sebagai “rumit, terfragmentasi, dan tidak transparan,” terutama karena bergantung pada izin kegiatan sementara tanpa studi dampak lingkungan secara menyeluruh.

Ket. Foto: Ilustasi start Grand Prix Formula 1 Madrid. — Sumber: AFP

Proyek senilai 189 juta euro (sekitar 3,4 triliun rupiah) itu juga menuai kritik dari berbagai organisasi lingkungan lainnya seperti ARBA, GRAMA, dan Jarama Vivo. Mereka menuduh pemerintah kota memaksakan proyek besar ini dengan “minimnya ketelitian dalam aspek tata kota dan lingkungan.”

Kekhawatiran meningkat karena sirkuit jalan raya ini direncanakan hanya bersifat sementara selama sepuluh tahun, sebelum dibongkar. Para penggugat juga mempermasalahkan penggunaan jenis izin yang biasanya diberikan untuk acara kecil seperti pemasangan tenda dalam festival lingkungan atau komunitas, bukan untuk proyek berskala internasional seperti balapan F1.

Meski menghadapi tekanan hukum dan publik, Wali Kota sementara Madrid, Inma Sanz, membela proyek ini. Dalam sebuah acara di Moratalaz, Sanz menegaskan bahwa semua proses sudah dijalankan dengan benar.

“Ini adalah dokumen yang telah dikerjakan secara menyeluruh,” ujarnya, seperti dikutip Europa Press. “Telah didukung oleh layanan teknis Dewan Kota Madrid, dengan hingga 131 laporan yang dimasukkan dalam Rencana Khusus ini.”

Sanz juga menekankan bahwa proyek ini bukan hanya mendapat restu dari pemerintah kota, tetapi juga dari berbagai lembaga tingkat nasional dan komunitas otonom. “Pekerjaannya telah dilakukan dengan sangat baik, tidak hanya oleh dinas teknis Dewan Kota, tetapi juga oleh badan lain dalam Administrasi Negara Umum dan Komunitas Madrid, yang mendukung proyek ini untuk dijalankan,” tambahnya.

Meskipun proses hukum masih berlangsung, pemerintah kota tampaknya tetap berkomitmen membawa balapan Formula 1 kembali ke ibu kota Spanyol. Namun, dengan tekanan dari aktivis lingkungan dan kemungkinan pembatalan hukum, masa depan Sirkuit Madring masih belum sepenuhnya pasti.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.