Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JK Kenang Kwik Kian Gie sebagai Ekonom yang Sangat Kritis

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 17:40 WIB | Oleh:
JK Kenang Kwik Kian Gie sebagai Ekonom yang Sangat Kritis Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) saat melayat jenazah Kwik Kian Gie didampingi mantan Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin di Rumah Duka Sentosa RSPAD Jakarta, Selasa (29/7).

JAKARTA - Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) mengenang mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri Kwik Kian Gie yang tutup usia pada Senin (28/7), sebagai sosok ekonom yang sangat kritis.

"Beliau ekonom yang kritis, sangat kritis, tapi ekonom yang baik," kata JK dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (30/7).

Hal itu disampaikannya saat melayat jenazah Kwik Kian Gie didampingi mantan Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin di Rumah Duka Sentosa RSPAD Jakarta, Selasa (29/7) malam.

JK menyebut sikap kritis Kwik Kian Gie tidak hanya diperlihatkan saat berada di luar pemerintahan, tetapi ketika juga menjadi bagian dari pemerintahan.

"Walaupun dia di pemerintahan, dia tetap kritis dan itu tidak ada soal," ujarnya.

Dia pun mengaku sering berkomunikasi dengan Kwik Kian Gie semasa hidupnya, termasuk banyak interaksi yang dilakukan selama bersama-sama di pemerintahan.

"Waktu zamannya Pak Gusdur, beliau itu Menko ekonomi. Waktu Bu Mega, dia Kepala Bappenas. Jadi kita sering sama-sama," tuturnya.

Terakhir, JK menyampaikan duka cita atas berpulangnya pakar ekonomi tersebut kepada keluarga mendiang Kwik Kian Gie.

"Saya menyampaikan duka cita atas kepergian Kwik Kian Gie," kata dia.

Kwik Kian Gie wafat pada Senin (28/7). Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kwik Kian Gie lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1935.

Ia merupakan seorang ahli ekonomi dan politikus Indonesia keturunan Tionghoa. Kwik menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (1999–2000) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional & Ketua Bappenas (2001-2004).

Sebagai bentuk pengabdian di dunia pendidikan Indonesia, Kwik mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia.

Selain sempat menjadi Menteri Koordinator, Kwik juga sempat menduduki jabatan publik lainnya, di antaranya Wakil Ketua MPR RI, anggota Komisi IX DPR RI, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.

Untuk semua karyanya, Kwik Kian Gie memperoleh penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana RI. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...

Festival Danau Sentani 2026

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival Danau Sentani 2026
Advertisement
Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.