Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Kanker Hati Meningkat Dua Kali Lipat di Seluruh Dunia pada 2050, Renggut 1,37 Juta Jiwa

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 11:04 WIB | Oleh:
Studi: Kanker Hati Meningkat Dua Kali Lipat di Seluruh Dunia pada 2050, Renggut 1,37 Juta Jiwa Doc: Mountsinai.org
Ket. Pemeriksaan ke lingkungan yang memiliki risiko tinggi terkena kanker hati.

PARIS - Jumlah orang yang menderita kanker hati akan meningkat hampir dua kali lipat di seluruh dunia pada tahun 2050 kecuali jika lebih banyak upaya dilakukan untuk mengatasi penyebab yang dapat dicegah seperti obesitas, konsumsi alkohol, dan hepatitis, menurut sebuah studi, Selasa (29/7).

Kasus baru kanker hati akan meningkat menjadi 1,52 juta per tahun dari 870.000 jika tren saat ini terus berlanjut, menurut data dari Global Cancer Observatory yang diterbitkan dalam jurnal medis Lancet.

Penyakit ini juga merupakan kanker paling mematikan ketiga di antara semua kanker. Penelitian memperkirakan penyakit ini akan merenggut 1,37 juta jiwa pada pertengahan abad ini.

Namun tiga dari lima kasus kanker hati dapat dicegah, kata tim ahli internasional.

Faktor risikonya adalah konsumsi alkohol, hepatitis virus, dan penumpukan lemak di hati yang terkait dengan obesitas yang disebut MASLD, yang sebelumnya dikenal sebagai penyakit hati berlemak non-alkohol.

Virus penyebab hepatitis B dan C diperkirakan akan tetap menjadi penyebab utama kanker hati pada tahun 2050, menurut penelitian yang diterbitkan pada Hari Hepatitis Sedunia.

Vaksinasi saat lahir adalah cara terbaik untuk mencegah hepatitis B, tetapi cakupan vaksin masih rendah di negara-negara miskin termasuk di Afrika sub-Sahara, kata penelitian tersebut.

Kecuali tingkat vaksinasi ditingkatkan, hepatitis B diperkirakan akan membunuh 17 juta orang antara tahun 2015 dan 2030, tambahnya.

Konsumsi alkohol diperkirakan menyebabkan lebih dari 21 persen dari semua kasus kanker hati pada tahun 2050, naik lebih dari dua poin persentase dari tahun 2022.

Kanker akibat lemak terkait obesitas di hati akan meningkat hingga 11 persen, juga naik lebih dari dua poin persentase, menurut perhitungan para peneliti.

Studi berskala besar, yang meninjau bukti-bukti yang tersedia mengenai subjek tersebut, menggarisbawahi "kebutuhan mendesak akan tindakan global" terhadap kanker hati, kata para penulis.

Para ahli menyerukan kesadaran masyarakat yang lebih besar tentang bahaya kanker hati yang dapat dicegah, terutama dengan memperingatkan orang-orang dengan obesitas atau diabetes tentang penyakit hati berlemak di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.