Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menag Apresiasi Media atas Peran Krusialnya dalam Pengawalan Informasi Haji

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menag Apresiasi Media atas Peran Krusialnya dalam Pengawalan Informasi Haji Doc: Antara
Ket. Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan keterangan pers usai membuka Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Tangerang, Senin (28/7).

Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi insan pers atas kontribusinya yang telah mengawal serta memberikan informasi objektif terkait pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

"Saya secara khusus ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman media yang telah memberikan bantuan sangat berharga kepada jamaah kita," ujar Menag di Tangerang, Senin (28/7).

Nasaruddin menilai peran media sangat krusial dalam membantu jamaah dan keluarga di Tanah Air. Mereka bisa memahami kondisi sebenarnya di lapangan, khususnya dalam menghadapi dinamika pelaksanaan ibadah haji.

Menurut dia, melalui komunikasi yang dilakukan dalam berbagai bentuk, keluarga jamaah di Tanah Air mengetahui dinamika yang terjadi sehingga tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar.

Begitu pula dengan jamaah, kata dia, mereka mendapat asupan informasi yang kredibel dan menjadi panduan saat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah.

Menurut Nasaruddin, media yang bersikap objektif dan membangun sangat dibutuhkan, terutama demi menjaga ketenangan dan kenyamanan jamaah selama berada di Arab Saudi.

"Terima kasih telah menyampaikan apa adanya, secara objektif. Itulah yang kita butuhkan, media yang membangun, seperti yang teman-teman tampilkan selama ini," kata dia.

Sebelumnya, dalam Rakernas Evaluasi Haji 2025, Menag mengatakan Kementerian Agama siap fokus mengurusi tugas non-haji saat peralihan kewenangan penyelenggaraan haji kepada Badan Penyelenggaraan Haji (BP Haji) selesai.

Ia mengatakan peralihan kewenangan ini justru membawa hikmah tersendiri bagi Kemenag karena dapat lebih berkonsentrasi pada berbagai tugas keagamaan lain yang tidak kalah penting.

"Kita punya banyak direktorat jenderal, seperti Pendidikan Islam, Bimas Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Litbang, dan Irjen. Semua ini membutuhkan konsentrasi penuh," kata dia.

Nasaruddin menyoroti, khususnya dalam pengembangan pesantren dan perguruan tinggi Islam, terdapat banyak pekerjaan strategis yang menuntut perhatian kementerian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.