Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tema HUT Ke-80 RI Wujud Cita-cita Bangsa

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 19:50 WIB | Oleh:
Tema HUT Ke-80 RI Wujud Cita-cita Bangsa Doc: ANTARA/HO-Sekretariat Presiden
Ket. Presiden Prabowo Subianto saat berpidato pada acara peluncuran logo dan tema HUT Ke-80 RI di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/7).

JAKARTA - Tema HUT Ke-80 RI mengusung makna persatuan melalui visi “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” sebagai cita-cita bersama pemimpin dan rakyat, kata pejabat Kantor Komunikasi Kepresidenan. 

Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi PCO, Noudhy Valdryno, dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis, menjelaskan bahwa "Bersatu Berdaulat" mengandung makna semangat kerukunan dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.  

"Rakyat Sejahtera merefleksikan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menyejahterakan rakyat melalui program-program seperti Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat," katanya.

Melalui 8 Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 Program Hasil Terbaik Cepat, kata Ryno, pemerintah fokus memastikan kesejahteraan masyarakat.  

“Anak-anak kita dipastikan mendapatkan makanan yang memenuhi angka kecukupan gizi melalui program MBG. Anak-anak kita yang selama ini tidak bisa mendapatkan akses ke pendidikan, kita fasilitasi dengan adanya Sekolah Rakyat," katanya.  

Makna "Indonesia Maju", kata Ryno, menggambarkan cita-cita Indonesia menjadi negara maju lewat pembangunan dan peningkatan daya saing global.

"Masyarakat bisa merasakan secara langsung kemajuan ini dengan adanya peluang untuk berkembang, akses pendidikan yang merata, dan rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia,” katanya.

Logo HUT delapan dekade RI memuat tiga unsur utama: bentuk inti (simbol persatuan dan kedaulatan), garis manifestasi (perjalanan kolektif menuju kesejahteraan), dan bentuk utuh (keterpaduan elemen bangsa untuk kemajuan berkelanjutan).

"Simbol ini menjadi doa yang mengamini sinergi seluruh komponen bangsa dalam mendorong kemajuan yang berkelanjutan dan merata ke seluruh penjuru negeri," ujarnya.

Ryno menyampaikan pentingnya keterbukaan informasi, arah kebijakan yang jelas, dan kepercayaan publik sebagai dasar kemajuan.

Ia juga mengingatkan ancaman Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) di era digital, serta berharap masyarakat menjadi lebih cermat dan kritis.

Logo HUT Ke-80 RI tercipta dari kolaborasi antara Panitia Nasional HUT ke-80 RI yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sekretariat Negara bersama Kementerian Ekonomi
Kreatif dan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI).

“Logo ini merupakan karya anak bangsa yang terbaik dari 245 kandidat terbaik, yaitu Bram Patria Yoshugi. Presiden Prabowo bahkan turun langsung memilih logo yang maknanya paling kuat,” kata Ryno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.