Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Melonjak Gila-gilaan, Kesepakatan AS-Jepang Jadi Katalis Pamungkas!

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Melonjak Gila-gilaan, Kesepakatan AS-Jepang Jadi Katalis Pamungkas! Doc: Antara
Ket. Layar pergerakan IHSG di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/7) sore, ditutup menguat menyentuh All-Time High (ATH) atau rekor tertinggi sepanjang masa dipicu oleh tercapainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Jepang.

IHSG ditutup menguat 124,49 poin atau 1,69 persen ke posisi 7.469,23. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,31 poin atau 1,06 persen ke posisi 790,44.

"Penguatan indeks bursa kawasan Asia setelah tercapainya kesepakatan dagang antara AS dengan Jepang, menjadi salah satu faktor positif yang mendorong rebound indeks," sebut Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Kesepakatan antara Jepang dan AS mencakup tarif sebesar 15 persen atas barang impor dari Jepang dengan tarif untuk sektor otomotif akan diturunkan dari 25 persen menjadi 15 persen. Selain itu, Jepang akan melakukan investasi senilai 550 miliar dolar AS di AS.

Wakil Gubernur Bank of Japan (BOJ) Shinichi Uchida mengatakan kesepakatan dagang kedua negara telah mengurangi ketidakpastian seputar ekonomi Jepang, sebuah sinyal optimis bahwa kondisi untuk melanjutkan kenaikan suku bunga mulai terbentuk.

Para analis mencatat bahwa kesepakatan dagang mengurangi risiko terhadap ekonomi Jepang yang rapuh, dan memberikan lebih banyak ruang bagi BOJ untuk menaikkan suku bunga demi melawan inflasi.

Para pejabat tinggi BOJ telah berulang kali mengatakan bahwa mereka perlu merasa lebih yakin bahwa inflasi akan secara berkelanjutan mencapai target 2 persen sebelum menaikkan suku bunga lebih lanjut.

Setelah mencapai kesepakatan dengan Jepang, AS akan melakukan negosiasi lanjutan dengan Uni Eropa.

De-eskalasi perang dagang menjadi faktor positif, seiring berkurangnya kecemasan terhadap meningkatnya laju inflasi di AS, serta harapan akan penurunan suku bunga acuan oleh The Fed pada tahun ini.

Selain itu, pelaku pasar menantikan pertemuan European Central Bank (ECB) pada Kamis (24/07), yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan pada level 2,15 persen di tengah potensi inflasi yang dapat meningkat serta kondisi ketidakpastian akibat tarif impor AS.

Dari Jerman, pada Kamis (24/7), pelaku pasar akan mencermati HCOB Manufacturing Flash bulan Juli 2025 yang diperkirakan sedikit naik pada level 49,4 dari sebelumnya 49 di Juni 2025, meskipun masih di area kontraksi.

Dari Inggris, pada Kamis (24/7), akan dirilis indeks S&P Global Manufacturing PMI Flash bulan Juli 2025 yang diperkirakan sedikit naik di level 48 dari 47, 7 di Juni 2025.

Dari AS, akan dirilis indeks S&P Global Manufacturing PMI Flash bulan Juli 2025 yang diperkirakan sedikit turun menjadi 52,5 dari 52,9 di Juni 2025.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.