- Home
-
- Megapolitan
-
- Dinkes DKI: Program CKG Pe...
Dinkes DKI: Program CKG Pelajar Berkoordinasi dengan Puskesmas
Rabu, 23 Jul 2025, 14:35 WIBJAKARTA - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) atau Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi pelajar di sekolah di Jakarta dilakukan berkoordinasi dengan Puskesmas termasuk untuk penjadwalannya.
"Puskesmas dan sekolah dapat saling berkoordinasi dalam pelaksanaan PKG, termasuk dalam menentukan waktu pelaksanaan agar dapat menyesuaikan dengan jadwal kegiatan di sekolah maupun Puskesmas," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (22/7).
CKG di sekolah di Jakarta telah dimulai pada tahun ajaran baru ini, diawali di Sekolah Rakyat Sentra Handayani, Cipayung, pada 9 Juli 2025. Kemudian di Sekolah Rakyat Sentra Mulya Jaya, Cipayung serta Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Margaguna, Cilandak, pada 14 Juli 2025.
Merujuk Kementerian Kesehatan, setelah Sekolah Rakyat, CKG dilanjutkan di sekolah-sekolah yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen), diikuti madrasah pada Agustus 2025.
Ani menyebutkan, pemeriksaan yang dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh orang tua/wali murid/pelajar dan pemeriksaan pada hari H sesuai jenjang dan usianya. Untuk jenjang SD/sederajat (7-12 tahun) meliputi pemeriksaan meliputi status gizi, tekanan darah, mata, telinga, gigi, kesehatan jiwa, tuberkulosis serta diabetes melitus. Selain itu merokok, kebugaran (kelas 4-6), hepatitis B, kesehatan reproduksi dan riwayat imunisasi (kelas 1).
Lalu, jenjang SMP/sederajat (13-15 tahun), pemeriksaan meliputi status gizi, tekanan darah, mata, telinga, gigi, kesehatan jiwa, tuberkulosis, diabetes melitus, merokok dan kebugaran. Selanjutnya hepatitis B dan C, kesehatan reproduksi, skrining anemia dan thalasemia (kelas 7 dan 9) serta riwayat imunisasi (kelas 9).
Kemudian, jenjang SMA/sederajat (16-17 tahun), pemeriksaan termasuk status gizi, tekanan darah, mata, telinga, gigi, kesehatan jiwa, tuberkulosis, diabetes melitus, merokok dan kebugaran. Hepatitis B dan C, kesehatan reproduksi, skrining anemia dan thalasemia (kelas 10 dan 12).
CKG sekolah merupakan pembaruan (rebranding) dari skrining kesehatan usia sekolah dan remaja yang telah rutin dilaksanakan untuk usia 7-17 tahun (jenjang SD sampai dengan SMA sederajat) tiap tahun ajaran.
Selain untuk pelajar di sekolah, program ini juga ditujukan untuk anak usia 7-17 tahun yang tidak bersekolah atau tidak mengakses pendidikan formal, dengan total sasaran sebanyak 1.997.082 anak.
"Dengan dilakukannya CKG pada pelajar, dapat diketahui masalah kesehatan pada pelajar sejak dini dan dilakukan tindak lanjut segera sehingga pelajar dapat belajar dengan lebih optimal," ujar Ani. Ant/I-1
- Puskesmas
- Program CKG
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo ke Pakistan 8–9 Desember: Bahas MoU Baru di Usia 75 Tahun Hubungan RI-Pakistan
-
Red Notice Riza Chalid, Prabowo Siapkan Komisi Reformasi Polri, Kapan Buronan Kontroversial Ini Tertangkap?
-
Di Ponorogo, Banyak Warga Ingin Ubah Agama di KTP Jadi Penghayat Kepercayaan
-
DPRD Bantul Targetkan 13 Raperda Rampung Jadi Perda pada Tahun Anggaran 2026
-
Tanpa Trump, Para Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT APEC untuk Mengatasi Ketidakpastian Perdagangan Global
-
Penyaluran Bantuan ke Palembayan Agam
-
Kebakaran di Cianjur Diduga Dipicu Truk Tangki Pengangkut BBM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.