Como Menguji Ketangguhan Inter di Laga Penentu
Selasa, 21 Apr 2026, 06:10 WIBMILAN - Inter Milan dan Como kembali berhadapan untuk keempat kalinya musim ini dalam leg kedua semifinal Coppa Italia, Rabu (21/4) dini hari WIB. Setelah leg pertama berakhir tanpa gol, duel di Stadion San Siro dipastikan menjadi penentu siapa yang melaju ke final menghadapi Lazio atau Atalanta.
Inter datang dengan kepercayaan diri tinggi. Selain hampir mengunci gelar Serie A, Nerazzurri juga memburu trofi ganda domestik, sebuah capaian langka yang terakhir kali mereka raih pada era keemasan Jose Mourinho tahun 2010. Hanya dua kemenangan lagi yang memisahkan mereka dari trofi Coppa Italia ke-10 sepanjang sejarah klub.
Dalam laga leg pertama di kandang Como bulan lalu, Inter tampil tanpa kapten Lautaro Martinez dan menurunkan komposisi yang banyak berubah. Meski demikian, hasil imbang 0-0 dinilai cukup untuk membuka jalan menuju laga penentuan di Milan. Pelatih Cristian Chivu optimistis tim asuhannya mampu menyelesaikan pekerjaan.
âKami tahu leg pertama hanyalah setengah cerita. Bermain di San Siro dengan dukungan penuh penonton, kami harus menunjukkan karakter dan kualitas kami. Target kami jelas: melangkah ke final,â ujar Chivu.
Meski sempat tersingkir di kompetisi Eropa, musim debut Chivu sebagai pelatih Inter berpotensi berakhir manis. Di liga, mereka kian kokoh di puncak klasemen, tak terkalahkan sejak tumbang dalam Derby della Madonnina melawan AC Milan. Performa ofensif mereka pun kembali tajam, mencetak 12 gol dalam tiga laga terakhir, termasuk kemenangan dramatis 4-3 atas Como dan pesta gol 5-2 melawan AS Roma.
Nama Marcus Thuram menjadi sorotan dengan empat gol dalam periode tersebut, membantu Inter mengoleksi total 78 gol liga musim ini. Dengan tren positif ini, hanya kejatuhan besar yang bisa menggagalkan langkah mereka menuju Scudetto.
Di sisi lain, Como datang dengan misi besar sekaligus beban berat. Tim asuhan Cesc Fabregas belum pernah mengalahkan Inter musim ini, bahkan selalu kalah dalam empat pertemuan terakhir di liga dengan agregat mencolok 3-12. Namun, Fabregas tetap percaya pada filosofi permainan menyerang berbasis penguasaan bola.
âKami tidak akan mengubah identitas hanya karena lawan Inter. Kami ingin bermain berani, menguasai bola, dan menciptakan peluang,â ujar Fabregas.
Kendati sempat dipermalukan 0-4 di San Siro pada bulan Desember lalu, Como menunjukkan perkembangan signifikan. Dalam leg pertama semifinal, mereka bahkan mampu mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang lebih berbahaya, meski gagal mencetak gol.
Sebagai klub dengan sejarah yang lebih sederhana dibanding rivalnya dari Milan, Como tengah menikmati musim terbaiknya di kasta tertinggi. Dua tahun setelah promosi, mereka kini bersaing dengan Juventus dan Roma dalam perebutan tiket Eropa, meski sempat terpeleset usai kalah 1-2 dari Sassuolo.
Kondisi Tim
Dari sisi skuad, Inter masih tanpa Lautaro Martinez yang dibekap cedera paha. Namun, ketajaman Thuram memberi harapan besar di lini depan, kemungkinan didampingi Ange-Yoan Bonny atau Pio Esposito. Sementara itu, Alessandro Bastoni diragukan tampil, meski Yann Bisseck sudah kembali berlatih.
Di sisi Como, penyerang Tasos Douvikas diprediksi kembali menjadi andalan, dengan opsi memainkan Nico Paz sebagai false nine. Sementara, Jayden Addai dan Sergi Roberto karena cedera. ben/AFP/G-1
Perkiraan Formas
Inter Milan 3-5-2
Sommer
Bisseck, Akanji, Augusto
Dumfries, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco
Thuram, Esposito
Como 4-2-3-1
Butez
Smolcic, Ramon, Kempf, Valle
Perrone, Da Cunha
Vojvoda, Paz, Baturina
Douvikas
- Inter Milan
- Como
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Hasil Liga Italia: Menang Dramatis 4-3 Lawan Como, Inter Milan Kian Dekat dengan “Scudetto”
-
Skuat Timnas Sudah Dirampingkan dari 41 Menjadi 24. Berikut Daftarnya
-
Inter Milan Juara Liga Italia, Cristian Chivu Ukir Catatan Sejarah
-
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Lapangan Vatulemo Kota Palu Berlangsung Khidmat
-
Trump Klaim Serangan AS–Israel ke Iran Segera Berakhir
-
Serie A Italia: Inter Selangkah Lagi Raih Scudetto Usai Bangkit Dramatis di Kandang Como
-
Inter Tetap Kokoh di Puncak Klasemen Walau Dipaksa Fiorentina Main Imbang 1-1
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.