- Home
-
- Luar Negeri
-
- Topan Wipha Ancam Pesisir ...
Topan Wipha Ancam Pesisir Vietnam
Selasa, 22 Jul 2025, 02:15 WIBBEIJING - Topan Wipha yang membawa hujan lebat dan angin kencang, pada Senin (21/7) menerjang wilayah Tiongkok selatan, sehari setelah melanda Hong Kong dan Makau, serta menewaskan sedikitnya lima orang di Filipina.
Wipha menerjang dengan kecepatan angin setara dengan badai Kategori 1 di Kota Taishan di Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, pada Minggu (20/7) malam, yang juga memicu hujan lebat di Kota Yangjiang, Zhanjiang, dan Maoming.
Peramal cuaca Tiongkok mengatakan bahwa wilayah pesisir seperti Guangdong, Guangxi, Hainan dan Funan, akan mengalami hujan lebat hingga awal 22 Juli karena topan ini.
âSekitar 20 sungai di seluruh Tiongkok dilaporkan meluap, membanjiri daerah sekitarnya,â lapor CCTV. âTetapi banyak daerah ini dengan cepat pulih dari dampak topan,â imbuh kantor berita itu.
Wipha, topan keenam di tahun 2025, membawa hujan lebat, gelombang laut, dan angin berkecepatan hingga 175 km/jam melintasi tepi selatan Hong Kong pada Minggu lalu. Akibat terjangan Wipha, lebih dari 600 penerbangan dijadwalkan ulang di Hong Kong dan Makau begitu juga jadwal penyeberangan feri.
Setelah menerjang Tiongkok selatan, Topan Wipha diperkirakan akan terus bergerak menuju ke lepas pantai lagi dan menerjang pesisir Vietnam. Oleh karenanya pemerintah Vietnam telah menempatkan provinsi-provinsi pesisirnya pada status darurat, memperingatkan bahwa Wipha dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor.
Wipha diperkirakan akan melintasi pantai utara Vietnam antara Provinsi Quang Ninh dan Ninh Binh. âIni adalah topan yang kuat dan bergerak cepat,â ucap Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh.
Dengan garis pantai yang memanjang dan menghadap Laut Tiongkok Selatan, Vietnam rawan terhadap topan yang seringkali mematikan. Pada tahun 2024, Topan Yagi menewaskan sekitar 300 orang dan menyebabkan kerugian sebesar 3,3 miliar dollar AS di Vietnam. SB/ST/I-1
- dong vietnam
- wipha
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
44 Puskesmas dan 31 RSUD Disiagakan Selama Libur Tahun Baru
-
Bursa Karbon RI Jalan, Tapi Angkanya Belum Mengguncang
-
Tips Beli Rumah Pertama untuk Kalangan Kelas Menengah
-
Judi Online Pangkas Pertumbuhan Ekonomi, Picu Kenaikan Kejahatan
-
Menteri Bahlil Tegaskan Indonesia Tak Pernah Impor LNG
-
DPRD Probolinggo Tetapkan 22 Propem Perda 2026, Arah Kebijakan Daerah Mulai Dikunci
-
Ngapungkeun Balon Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Daya Tarik Wisata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.