Menteri Bahlil Tegaskan Indonesia Tak Pernah Impor LNG
Selasa, 12 Agu 2025, 09:32 WIBJAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa hingga saat ini Indonesia belum pernah mengimpor LNG, sekaligus menyatakan masih mampu memenuhi kebutuhan LNG domestik dan menjalankan komitmen ekspor.
âSampai dengan hari ini, belum pernah kita impor gas (LNG). Kami masih mampu mengelola antara komitmen Indonesia dengan luar negeri dan konsumsi dalam negeri,â ujar Bahlil dalam konferensi pers capaian kinerja semester I tahun 2025 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, di Jakarta, Senin (11/8).
Penahanan ekspor LNG yang dilakukan oleh pemerintah, kata dia lagi, merupakan implementasi dari perintah Presiden Prabowo Subianto yang ingin LNG dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk seluruh produk dan kebutuhan di dalam negeri.
Apabila ketersediaan LNG berlebih, kata dia pula, barulah Indonesia akan mengekspor LNG-nya.
âAkan tetapi, kami harus menghargai kontrak KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama), kontrak-kontrak yang sudah dilakukan sebelum proses produksi berjalan. Ini kami harus hargai,â ujar Bahlil lagi.
Apabila Indonesia tidak menghargai komitmen tersebut, Bahlil menyampaikan terdapat konsekuensi merugikan berupa persepsi negatif global terhadap Indonesia.
âSampai saat ini, kita masih gas-rem. Kami gas-rem (ekspor LNG),â kata dia.
Bahlil menjelaskan pemanfaatan gas bumi hingga semester I-2025. Indonesia mengekspor 1.721 BBTUD atau setara dengan 31 persen dari total 5.598 BBTUD gas bumi yang dikelola Indonesia.
Lebih lanjut, 69 persen atau 3.877 BBTUD gas bumi dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik, yaitu hilirisasi yang menyerap gas bumi sebesar 2.110 BBTUD (38 persen), dan kebutuhan domestik lain sebesar 1.767 BBTUD (31 persen).
Kebutuhan domestik lain terdiri atas bahan bakar gas (BBG), jaringan gas (jargas), peningkatan produksi migas, ketenagalistrikan, LNG, dan LPG.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Aktivitas Vulkanik Meningkat, Warga Pesisir Selat Sunda Waspada!
-
Pemerintah Perlu Percepat Ekosistem Baterai Nasional
-
Sulawesi Utara Butuh Pasar dan Investasi untuk Maksimalkan Potensi Ekonomi Daerah
-
Geopolitik Memanas! PLN Tegaskan LNG Jadi "Tulang Punggung" Listrik RI 10 Tahun ke Depan
-
Peningkatan Ekspor Dimulai dari Penguatan SDM dan IKM
-
Kebakaran Besar Pemukiman Padat Kemayoran Hanguskan 8 RT
-
Pembangunan Jembatan Armco di Tombolopao Gowa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.