Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Desa Ranjeng Serang Punya Kopdes Merah Putih, Kini Jadi Inspirasi Nasional untuk Koperasi Desa

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Desa Ranjeng Serang Punya Kopdes Merah Putih, Kini Jadi Inspirasi Nasional untuk Koperasi Desa Doc: Antara
Ket. Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah, di Serang, Senin (21/7).

Serang - Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Ranjeng Ciruas, Kabupaten Serang menjadi percontohan (mock up) tingkat nasional untuk Provinsi Banten dalam Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah, di Serang, Senin (21/7), mengatakan bahwa penunjukan Kopdes Merah Putih Ranjeng sebagai percontohan didasarkan pada kesiapan nya yang telah memiliki beragam unit usaha yang melayani kebutuhan masyarakat.

"Desa Ranjeng dipilih sebagai mock up karena telah memenuhi kriteria kesiapan, dengan beberapa bidang usaha yang sudah berjalan seperti kantor koperasi, gerai sembako, klinik dan apotek desa, pangkalan gas LPG, kantor pos atau logistik, hingga gerai pupuk," katanya.

Ia menambahkan, bersamaan dengan peluncuran ini, sebanyak 326 koperasi telah serentak berdiri di seluruh desa di Kabupaten Serang. Menurutnya, ini adalah fondasi kokoh bagi pertumbuhan ekonomi desa yang cepat dan merata.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa peluncuran ini bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah tugas besar. Ia juga berpesan kepada para pengurus koperasi untuk menjaga amanah dengan sebaik-baiknya.

"Koperasi adalah soko guru perekonomian bangsa, dan di tangan para pengurus, harapan masyarakat desa dititipkan. Mari kelola koperasi dengan akuntabilitas, keterbukaan, dan profesionalisme," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, mengungkapkan bahwa dari total 1.552 Kopdes yang diluncurkan di Provinsi Banten, empat di antaranya ditetapkan sebagai model percontohan.

”Alhamdulillah Provinsi Banten mendapatkan empat koperasi sebagai model, dan salah satunya yang terbaik ada di Desa Ranjeng ini," ujarnya.

Andra menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar semua daerah menyukseskan program membangun dari bawah. Ia optimistis program ini akan berhasil di Banten karena didukung oleh lokasi yang strategis dan infrastruktur yang memadai.

"Kami punya keyakinan bahwa koperasi ini bisa berkembang dan menjadi penggerak perekonomian, khususnya di desa. Terlebih, 1.552 desa dan kelurahan di Banten kini sudah memiliki koperasi yang berbadan hukum," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

38 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.