Waktu Terbaik Julien Alfred Lari 200 Meter
📅 Senin, 21 Jul 2025, 07:21 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: JUSTIN TALLIS/AFP
LONDON – Pelari dari Santa Lucia, Julien Alfred, mengirimkan sinyal kuat menjelang Kejuaraan Dunia Atletik di Tokyo. Dia menang impresif di nomor 200 meter dalam ajang Diamond League London, Minggu (20/7). Noah Lyles justru harus puas di posisi kedua dalam debutnya di nomor 100 meter musim ini.
Alfred, peraih emas Olimpiade Paris 2024 nomor 100 meter, mencetak rekor baru kejuaraan. Dia juga ciptakan waktu tercepat dunia musim ini, 21,71 detik. Laga di hadapan 60.000 penonton yang memadati London Stadium.
Catatan itu membuat sprinter Santa Lucia tersebut kini berada di posisi kesembilan sepanjang masa untuk nomor 200 meter. “Itu 150 meter pertama yang sangat kuat. Saya bisa mengontrol ritme hingga finis,” tuturnya.
Menurutnya, balapan seperti ini menambah kepercayaan diri menuju Tokyo. Tahun lalu dia hanya finis kedua di nomor 200, tapi kali ini jauh lebih yakin. Sementara itu, Lyles, peraih emas 100 meter Olimpiade Paris, tampil di bawah ekspektasi. Dia start buruk sehingga harus mengejar sepanjang lomba.
Oblique Seville dari Jamaika memanfaatkan kesempatan dan menang lomba secara meyakinkan dengan catatan 9,86 detik. Meski kalah, Lyles tetap optimistis. “Saya merasa sangat sehat, tidak ada rasa sakit. Ini mungkin pembukaan musim tercepat. Jadi saya tetap senang dengan hasilnya,” ujar sprinter Amerika Serikat berusia 28 tahun yang baru pulih dari cedera tendon pergelangan kaki ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di nomor 400 meter gawang putri, Femke Bol memperpanjang dominasinya dengan kemenangan ke-29 beruntun di ajang Diamond League. Atlet asal Belanda itu mencatat waktu 52,10 detik, unggul satu detik dari Jasmine Jones (AS).
“Saya ingin lebih cepat dari waktu di Monaco, tapi masih ada elemen yang perlu diperbaiki,” ujar Bol. Dia pekan lalu mencetak waktu terbaik dunia musim ini, 51,95 detik. Dari nomor lari 800 meter putra, Emmanuel Wanyonyi gagal memecahkan rekor dunia atas nama David Rudisha yang dibuat di stadion yang sama di Olimpiade 2012.
Meski demikian, Wanyonyi tetap tampil luar biasa dengan mencatat rekor kejuaraan 1:42.00, mengalahkan Marco Arop dari Kanada. “Latihan saya baru 80 persen. Dalam beberapa pekan ke depan saya akan naikkan intensitas,” tegas Wanyonyi, yang kini menjadi unggulan utama menuju Tokyo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di nomor lari 1500 meter, rekor kejuaraan baru juga tercipta lewat Phanuel Kipkosgei Koech dari Kenya yang finis dengan waktu 3:28.82. Juara dunia Josh Kerr harus puas di posisi kedua dengan 3:29.37 dalam lomba yang berlangsung dramatis di stadion kandang West Ham United itu. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!