Tim Manggala Agni Jambi Perkuat Penanganan Karhutla di Sumatera Barat
📅 Senin, 21 Jul 2025, 18:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Hartono mengatakan tim Manggala Agni wilayah Jambi diperbantukan untuk memadamkan sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Ranah Minang.
"Kita berkolaborasi dengan banyak pihak, salah satunya tim Manggala Ani wilayah Jambi yang diperbantukan untuk membantu pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Sumbar," kata Kepala BKSDA Sumbar Hartono di Kota Padang, Senin.
Selain itu, proses pemadaman karhutla di sejumlah titik juga dibantu langsung oleh badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI dan Polri. Kolaborasi pentahelix ini diharapkan mempercepat sekaligus memitigasi potensi karhutla.
Sejauh ini personel Manggala Agni, BPBD, TNI dan Polri telah berhasil memadamkan sejumlah titik karhutla yang tersebar di beberapa titik, dimana dua di antaranya merupakan kawasan konservasi di bawah naungan BKSDA Sumbar.
Pertama, tim gabungan berhasil memadamkan kobaran api di Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota yang merupakan Taman Wisata Alam (TWA) Harau. Kedua, petugas memadamkan karhutla di Bukit Gagoan, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemadaman di Solok ini berhasil kita lakukan berkat bantuan masyarakat setempat juga," ujar dia.
Sejauh ini BKSDA maupun Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar belum meminta bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pengerahan helikopter untuk pelaksanaan bom air (waterbombing). Sebab, hingga kini petugas masih bisa mengatasi pemadaman via darat.
"Sampai sekarang kita masih bisa mengendalikan pemadaman lewat darat, dan waterbombing juga sedang difokuskan untuk pemadaman karhutla di Provinsi Riau," jelas dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terakhir, Hartono mengimbau dan mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan baru (pertanian) dengan cara dibakar. Sebab, hal tersebut berpotensi memicu karhutla yang bisa berdampak atau meluas ke titik-titik lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!