Pacu Jalur Riau Jadi Simbol Pengembangan Budaya Nasional Secara Global
📅 Sabtu, 19 Jul 2025, 18:55 WIB | Oleh: Tim PenulisPenetapan itu pun menjadi perlindungan hukum dan pengakuan nasional terhadap budaya lokal. Fadli Zon juga mengatakan bahwa tradisi ini telah hadir selama lebih dari 100 tahun dan selalu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kuansing untuk merayakan hari-hari besar.
Fadli menyerukan agar ekspresi budaya semacam ini dapat terus berkembang di masyarakat melalui diskusi kebudayaan. Menbud juga menginisiasi agar pacu jalur dapat tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda yang diakui UNESCO.
“Memang antrean (mencatatkan ke UNESCO) cukup banyak, namun ini merupakan bagian dari tradisi budaya yang panjang, ratusan tahun. Kita harapkan bisa kita perjuangkan, kita buatkan kajian, naskah akademik serta dossier, dengan informasi yang ada akan lebih mudah untuk kita daftarkan,” ujar Fadli.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau juga telah menjadikan Rayyan Arka Dikha sebagai duta pariwisata Riau berkat tarian viral yang ia lakukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemkab Kuansing pun berupaya untuk mengembangkan pacu jalur sebagai bagian dari ekosistem kebudayaan dan pariwisata daerah.
Terkait pariwisata, atraksi lokal ini pun telah masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 sebagai bentuk dukungan mempromosikan pariwisata Indonesia berbasis tradisi dan budaya lokal ke kancah global.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhani mengungkapkan bahwa fenomena pacu jalur menunjukkan kekayaan budaya Indonesia yang memiliki keunikan dan daya tarik, terlebih bila dikemas secara menarik ada era digital ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Festival Pacu Jalur menjadi salah satu dari empat acara dari Provinsi Riau yang terpilih sebagai KEN 2025, salah satu program strategis Kementerian Pariwisata dalam mendukung penyelenggaraan acara-acara berkualitas dan memiliki ciri khas Indonesia, sejalan dengan program prioritas acara ber-IP Indonesia.
Ia mengatakan dukungan terhadap Pacu Jalur melalui agenda KEN sudah dilakukan sejak tahun 2022.
Pada penyelenggaraannya tahun ini, Kementerian Pariwisata memberikan dukungan berupa digencarkannya promosi melalui owned-media KEN, Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan Event by Indonesia dengan pembuatan konten-konten di media sosial dan juga tap in comment di akun-akun besar yang mengunggah tentang aura farming.
Selain itu, Kementerian Pariwisata melalui program KEN juga telah berkolaborasi dengan industri pariwisata seperti online travel agent (OTA) Atourin dalam melaksanakan promosi event KEN bersama dan membuat paket perjalanan ke Festival Pacu Jalur melalui program Open Trip With (OTW) KEN untuk menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Pelaksanaan Pacu Jalur tahun ini berpotensi memberikan kontribusi ekonomi dari sektor pariwisata untuk Provinsi Riau. Data dari Dinas Pariwisata Provinsi Riau memprediksi adanya lonjakan jumlah wisatawan sebesar 30 persen dibandingkan dari tahun sebelumnya.
Ketua Event Pacu Jalur 2025 Werry Ramadhana Putera sebelumnya juga mengatakan bahwa acara membawa dampak positif terhadap ekonomi daerah dengan perputaran uang diperkirakan mencapai Rp75 miliar. Hal serupa juga dikatakan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau yang memprediksi kemungkinan naiknya okupansi hotel dan homestay di Pekanbaru dan Kuansing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!