Saat Pasar Menggeliat, Aksi Profit Taking Diam-Diam Menunggu!

Jumat, 18 Jul 2025, 10:10 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di­perkirakan masih melanjutkan tren positif akhir pekan ini. Pergerakan IHSG masih dipengaruhi sentimen tarif Ame­rika Serikat (AS). 

Dengan demikian, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang me­lihat IHSG masih melanjutkan performa positifnya. Namun, Alrich memperingat­kan potensi aksi profit taking jangka pen­dek pada akhir pekan ini.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Alrich memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (18/7) bergerak menguat menguji level support di 7.200 dan resistance 7.325.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/7), ditutup menguat 1,08 persen atau 8,41 poin ke posisi 787,71. Penguatan ini didorong oleh sentimen positif dari pasar global serta lonjakan saham sektor teknologi.

“Sektor technology (+7,22 persen) paling kuatnya naik­nya, sementara di posisi terendah berada di sektor property & real estate (-0,25 persen),” tulis Tim Riset Pilarmas In­vestindo Sekuritas, yang dikutip di Jakarta.

Sepanjang perdagangan, sebanyak 355 saham menguat, 234 saham melemah, dan 217 stagnan, dengan nilai tran­saksi mencapai 14,29 triliun rupiah dan volume perdagang­an 24,37 miliar saham. Sektor teknologi memimpin pe­nguatan dengan lonjakan sebesar 7,22 persen. Sebaliknya, sektor properti dan real estat menjadi satu-satunya yang melemah, turun tipis 0,25 persen.

Di samping itu, bursa saham Asia mayoritas menguat se­telah Presiden AS Donald Trump membantah kabar pem­berhentian Gubernur The Fed Jerome Powell dan meng­umumkan rencana tarif baru bagi lebih dari 150 negara kecil.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.