Tujuh Merek Bersaing Jadi Mitra Apparel Resmi Timnas Indonesia
📅 Kamis, 17 Jul 2025, 17:40 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Jakarta Globe
JAKARTA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah resmi menutup pendaftaran tender untuk pemilihan mitra apparel tim nasional Indonesia. Sebanyak tujuh merek dari dalam dan luar negeri kini bersaing ketat dalam proses seleksi tersebut.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa tender ini menarik minat tinggi dari para produsen perlengkapan olahraga. Ia menilai bahwa tingginya antusiasme tersebut merupakan dampak dari meningkatnya popularitas dan performa tim nasional Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
“Pendaftaran ditutup pada 10 Juli. Merek yang masuk adalah Adidas, Warrix, Kelme, Erspo, Puma, Masagi, dan Riors,” ujar Erick Thohir dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta.
Ketujuh merek tersebut dijadwalkan menyampaikan proposal resmi kepada PSSI pada 21 Juli mendatang. Presentasi ini akan menjadi penentu utama dalam menentukan siapa yang akan mendapatkan hak eksklusif sebagai mitra apparel resmi timnas untuk periode 2026 hingga 2030.
Erick menyebutkan bahwa penilaian terhadap proposal tidak semata-mata berfokus pada desain dan kualitas produk. Namun, aspek seperti visi jangka panjang, inovasi, serta komitmen untuk memajukan industri sepak bola nasional akan menjadi pertimbangan utama.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Proses seleksi ini tidak hanya tentang siapa yang punya desain terbaik. Kami ingin melihat siapa yang betul-betul punya komitmen membangun sepak bola Indonesia,” katanya.
Saat ini, apparel tim nasional masih disuplai oleh merek lokal Erspo, yang masa kontraknya akan berakhir pada Februari 2026. Kehadiran Erspo sebagai penyedia resmi menunjukkan bahwa merek lokal juga memiliki kapasitas untuk memenuhi standar internasional.
Namun demikian, dalam lima tahun terakhir timnas telah mengalami tiga kali pergantian mitra apparel. Dimulai dari Nike, kemudian digantikan oleh Mills, dan saat ini oleh Erspo.
Sebaiknya Anda baca juga:
PSSI berharap proses tender ini dapat menjaring mitra apparel yang tak hanya menyuplai kebutuhan timnas, tetapi juga mendukung pengembangan sepak bola dari akar rumput. Dukungan ini termasuk kolaborasi pengembangan akademi, pembinaan usia muda, dan pelatihan sumber daya manusia.
Erick menekankan bahwa keberlanjutan kerja sama menjadi poin penting dalam seleksi. Ia menginginkan adanya sinergi antara PSSI dan mitra apparel dalam mendukung kemajuan timnas di berbagai level usia dan kompetisi internasional.
“Kami tidak mencari hubungan jangka pendek. Kami ingin mitra strategis yang bisa tumbuh bersama sepak bola Indonesia,” ujar Erick.
Dengan melibatkan tujuh merek dari dalam dan luar negeri, PSSI berharap bisa mendapatkan opsi terbaik untuk mendukung kebutuhan teknis dan komersial tim nasional. Selain itu, kerja sama ini diharapkan mendorong peningkatan kualitas industri apparel olahraga dalam negeri.
Tender apparel ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah branding dan identitas visual timnas untuk lima tahun ke depan. Masyarakat pecinta sepak bola pun menantikan siapa yang akan terpilih menjadi mitra resmi yang mendampingi Garuda di panggung internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!