Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kedamaian, Menag Dorong Pemahaman Agama yang Mendalam

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 11:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kedamaian, Menag Dorong Pemahaman Agama yang Mendalam Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat menghadiri silaturahmi dengan ratusan tokoh agama di Kabupaten Garut yang digelar di Pondok Pesantren Al-Musaddadiyah, Garut, Jawa Barat

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat beragama di Tanah Air untuk memperdalam agama guna menghadirkan kehidupan yang semakin damai dan makmur.

“Saya mengajak seluruh umat beragama untuk mendalami ajaran agama masing-masing. Semakin dalam seseorang memahami agamanya, semakin damai dan makmur hidupnya,” kata Nasaruddin seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.



Ia mengingatkan para tokoh agama mengenai pentingnya menjaga suasana kebatinan umat agar tidak bertentangan dengan kitab suci, keteladanan nabi maupun sifat-sifat Tuhan.

Hal tersebut disampaikan Menag saat menghadiri silaturahim dengan ratusan tokoh agama di Kabupaten Garut yang digelar di Pondok Pesantren Al-Musaddadiyah, Garut, Jawa Barat pada Rabu (16/7).

Dalam silaturahim yang mengusung tema Refleksi Spiritual: Pembangunan Berkelanjutan untuk Mewujudkan Kerukunan dan Kemaslahatan itu, Nasaruddin menyampaikan pentingnya peran pesantren dalam merawat nilai-nilai keagamaan.

“Ilmu dari pesantren itu akan langsung mendarat di hati, karena tulus dari hati. Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk merawat tradisi pesantren. Salah satu keunggulan pesantren adalah mengaktifkan dua belahan otak: otak kiri dan otak kanan,” ujarnya.

Nasaruddin menegaskan bahwa sistem pendidikan modern cenderung hanya mengandalkan otak kiri yang berkaitan dengan logika dan rasio. Sementara penggunaan otak kanan yang terkait institusi dan spiritualitas cenderung lebih sedikit.

Padahal, menurutnya, dalam perintah Al Quran saat diturunkan pertama kali adalah iqra’ bismi rabbik.

"Iqra mewakili otak kiri, sedangkan bismi rabbik merepresentasikan otak kanan," ucapnya.



Sebelumnya, Pembina Pondok Pesantren Al-Musaddadiyah Tantowi Jauhari Musaddad menyampaikan apresiasinya terhadap gagasan-gagasan Menteri Agama, seperti kerukunan, kurikulum cinta, dan ekoteologi.

“Saya melihat ketiganya bersumber pada rahmat Allah. Ekoteologi dasarnya adalah kasih sayang, kerukunan merupakan kasih sayang terhadap sesama,” ucap Tantowi.

Menurutnya, ekoteologi yang sering digagas Menteri Agama berakar pada konsep rahmat Allah. Gagasan ini telah diterjemahkan oleh Bapak Menteri dan bergema ke seluruh Nusantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.