Pogacar Siap Melesat Lagi di Lanjutan Tour de France

Kamis, 17 Jul 2025, 00:35 WIB

TOULOUSE, PRANCIS – Pembalap sepeda asal Slovenia, Tadej Pogacar, santai di hari istirahat Tour de France, Selasa (15/7) waktu setempat.  Dia memotong rambut, menikmati burger, dan menyeruput kopi di kafe Prancis. Tapi di balik senyum santainya, Pogacar menyimpan ambisi besar: merebut kembali kaus kuning.

Menyambut pekan kedua yang hanya berlangsung lima hari, Pogacar menyebut fase ini sebagai titik krusial. “Lebih pendek, tapi akan menentukan,” tegasnya. Pogacar tak menutupi betapa beratnya awal Tour de France kali ini. “Pekan pertama sangat eksplosif, penuh ketegangan, panas, dan melelahkan,” ujarnya. 

Ket. Foto: Tadej Pogacar — Sumber: ist

Dia juga menyoroti strategi defensif Jonas Vingegaard dan tim Visma-Lease a Bike yang kerap menghambat ritme lomba. Namun, intensitas yang sama justru membuat Pogacar yakin pekan kedua bisa mengubah peta persaingan. “Ini akan berlangsung cepat. Bukan karena kecepatannya, tapi karena durasinya yang lebih singkat,” ucap juara Tour de France 2020, 2021, dan 2024 itu.

Ben Healy menjadi kejutan dengan memimpin klasemen usai sepuluh etape. Pogacar mengaku senang melihat wajah-wajah baru seperti Healy dan Kevin Vauquelin, namun dia juga melihat hal itu sebagai ancaman. “Banyak yang mampu bertahan di depan. Ini membuat balapan sulit dikendalikan. Perebutan podium, apalagi kaus kuning, akan berlangsung sengit,” ujarnya.

Dia menyebut tanjakan Hautacam di Pegunungan Pyrenees sebagai momen perubahan. “Bukan  di lintasan datar, tapi  di tanjakan Hautacam. Kita lihat apakah Healy bisa bertahan. Saya harap dia mulai lelah. Saya ingin kaus kuning kembali,” ujarnya.

Pogacar mengaku antusias menyambut Etape 13, time-trial menanjak sejauh 11 km ke Peyragudes. “Saya benar-benar menantikannya. Ini bukan sekadar uji kecepatan, tapi kekuatan dan teknik di tanjakan,” ujarnya.  Meski hanya tertinggal 29 detik dari Healy, Pogacar tak ingin gegabah. Dia memilih menunggu serangan lawan.

Sementara itu, Remco Evenepoel membuntuti di posisi ketiga, tertinggal satu menit. Vingegaard, juara 2022 dan 2023, duduk di peringkat keempat dengan selisih 1 menit 17 detik dari Pogacar. 

Sebelumnya, Tour de France 2025 baru masuk minggu pertama, sudah penuh kejutan! Baru 6 etape tapi yellow jersey udah pindah tangan empat kali: dari Philipsen, MVDP, Pogacar, balik lagi ke MVDP. Etape time trial jadi titik balik buat Remco.

Dia tampil impresif dan jadi yang tercepat, sementara Pogacar masih konsisten di posisi kedua. Tapi yang bikin kaget, Jonas Vingegaard malah melorot ke peringkat empat. Balapan di pekan kedua diyakini bakal berlangsung lebih seru. karena para pembalap sudah beristirahat cukup.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.