Masa Depan Piala Dunia Antarklub Belum Jelas
📅 Rabu, 16 Jul 2025, 06:44 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: CHARLY TRIBALLEAU /AFP
NEW YORK— Chelsea menutup musim 2024-25 dengan gelar paling prestisius dalam sejarah klub, juara Piala Dunia Antarklub. Kemenangan telak 3-0 atas Paris Saint-Germain di final yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey, menjadi penutup sempurna bagi musim yang berlangsung selama 11 bulan dan diwarnai total 64 pertandingan.
Namun, di balik euforia itu, muncul pertanyaan serius tentang masa depan turnamen global ini. Apakah Piala Dunia Antarklub yang diperluas FIFA akan menjadi mahkota baru sepak bola antarklub dunia, atau justru beban tambahan yang menggerus kualitas permainan dan kesehatan pemain?
Bagi Chelsea, gelar ini adalah trofi ketiga musim ini, melengkapi keberhasilan mereka menjuarai UEFA Conference League dan finis keempat di Liga Inggris. Semua itu dicapai di bawah kendali Enzo Maresca, pelatih Italia yang sebelumnya membawa Leicester City promosi dan merupakan mantan asisten Pep Guardiola di Manchester City.
“Musim ini luar biasa, tapi yang paling penting kami membentuk tim yang padu. Talenta saja tidak cukup. Mereka harus bisa bermain sebagai satu kesatuan,” ujar Maresca usai final. Transformasi Chelsea terlihat jelas. Dari tim yang dua musim lalu finis di papan tengah, kini berdiri di puncak dunia.
Peran Cole Palmer sangat vital dalam final. Sedangkan Joao Pedro yang didatangkan dari Brighton dengan nilai transfer 1,26 triliun rupiah langsung tampil impresif dengan mencetak tiga gol di dua laga terakhir turnamen. Nama-nama muda seperti Liam Delap, Dario Essugo, Mamadou Sarr, Andrey Santos, Jamie Gittens, hingga Estevao Willian dari Palmeiras pun memberi gambaran cerah masa depan klub.
Sebaiknya Anda baca juga:
Chelsea kini memiliki skuad yang dalam, penuh energi muda, dan semakin matang secara taktik. Kemenangan ini juga membuat “The Blues” membawa pulang hadiah senilai 115 juta dollar AS, atau sekitar 1,87 triliun rupiah. Ini menjadi suntikan finansial yang sangat berarti.
Namun, prestasi itu dibayar mahal dengan minimnya waktu istirahat. Chelsea hanya memiliki lima pekan untuk memulihkan kondisi sebelum menghadapi laga pembuka Premier League melawan Crystal Palace pada tanggal 17 Agustus. Bahkan pada tanggal 8 Agustus, mereka sudah dijadwalkan menjalani laga persahabatan melawan Bayer Leverkusen.ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!