Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RDF Rorotan Siap Beroperasi Bertahap, DLH Pastikan Tak Lagi Timbulkan Bau

📅 Senin, 14 Jul 2025, 15:30 WIB | Oleh:
RDF Rorotan Siap Beroperasi Bertahap, DLH Pastikan Tak Lagi Timbulkan Bau Doc: Istimewa

JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyatakan bahwa fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan, Jakarta Utara, akan mulai beroperasi secara bertahap. Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa RDF Rorotan kini telah dilengkapi berbagai perangkat pendukung untuk memastikan pengolahan sampah tidak lagi menimbulkan bau yang mengganggu warga sekitar.

Untuk mengatasi persoalan bau yang sebelumnya menjadi keluhan warga, pihaknya menambahkan tiga unit deodorizer pada sejumlah titik penting.

"Seluruh proses perbaikan kami lakukan secara komprehensif, salah satunya dengan penambahan tiga unit deodorizer untuk mengendalikan potensi kebauan di area proses, gudang produk, dan area residu," ujar Asep.

Ia menambahkan bahwa pengendalian bau menjadi prioritas agar fasilitas tersebut dapat beroperasi dengan aman dan tidak mengurangi kenyamanan masyarakat sekitar.

"Ini penting agar operasional fasilitas ini tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar," imbuhnya.

DLH juga menambahkan sistem pengendalian gas buang yang lebih canggih, termasuk baghouse filter untuk menyaring partikel debu dan wet scrubber kedua untuk menghilangkan gas berpolutan. Selain itu, RDF Rorotan kini dilengkapi wet electrostatistic precipitator yang berfungsi menangkap partikulat halus dan kabut, serta alat carbon active untuk menyerap senyawa kimia berbahaya dalam gas buang.

Asep menjelaskan bahwa alat induced draft fan kedua juga dipasang untuk mengoptimalkan aliran gas menuju cerobong. Ia menambahkan bahwa dua alat yang telah ada sebelumnya yakni wet scrubber dan cerobong telah dimodifikasi agar emisi yang dikeluarkan ke udara tetap aman. 

“Dua alat eksisting juga telah kami modifikasi, yakni wet scrubber dan cerobong, agar emisi yang dilepaskan ke udara benar-benar aman dan memenuhi baku mutu lingkungan,” jelasnya.

Menurut Asep, pembaruan ini dilakukan untuk memastikan RDF Plant Rorotan mampu menjalankan pengolahan sampah yang modern, aman, efisien, serta berkelanjutan. Ia menyebut, sistem pengendalian yang kini lebih kuat diharapkan mampu mengoptimalkan kinerja fasilitas dan menjadi contoh pengelolaan sampah perkotaan di Indonesia.

“Melalui sistem pengendalian yang sudah diperkuat, harapannya RDF Plant Rorotan akan beroperasi secara optimal sekaligus menjadi contoh pengelolaan sampah modern perkotaan di Indonesia,” ucapnya.

Sebagai informasi, RDF Rorotan sempat dihentikan sementara operasionalnya karena adanya bau tak sedap saat proses uji coba (commissioning). Hal itu disebabkan oleh penggunaan sampah lama dalam proses awal, padahal teknologi RDF dirancang untuk mengolah sampah segar. Dengan perbaikan menyeluruh yang telah dilakukan, DLH optimistis RDF Plant Rorotan kini siap beroperasi kembali tanpa mengganggu lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Lombok Tengah Tangan...
Olahraga
Mathew Baker Jadi Debutan T...
Megapolitan
Bupati Karawang: Penanganan...
Megapolitan
PT Transportasi Jakarta Gel...
Olahraga
Jonatan Christie Amankan Te...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.