Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim SAR Natuna Temukan Tiga Orang Pencari Gaharu Hilang di Hutan

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 23:05 WIB | Oleh:
Tim SAR Natuna Temukan Tiga Orang Pencari Gaharu Hilang di Hutan Doc: ANTARA/Muhamad Nurman
Ket. Korban (posisi 4, 5 dan 6 dari kiri) saat tiba di KPP Natuna pada Minggu (13/7).

Natuna, Kepr -- Tim SAR gabungan Natuna, Kepulauan Riau, berhasil menemukan tiga orang pencari gaharu yang sebelumnya dilaporkan hilang di Hutan Bukit Bedung, dalam kondisi selamat dan sehat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Natuna, Abdul Rahman di Natuna, Minggu, mengatakan ketiga korban ditemukan pada Minggu sore di kawasan hutan Desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut. Saat ini, para korban telah dibawa ke Kantor KPP Natuna untuk dimintai keterangan agar pihaknya mengetahui kronologis korban bisa hilang.

"Korban telah kita temukan dalam keadaan selamat dan sudah kita bawa pulang," ucap dia.

Abdul Rahman menjelaskan ketiga orang tersebut sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada Jumat (11/7) malam, setelah tidak kunjung pulang selama lebih dari 10 hari berada di hutan.

Namun, berdasarkan keterangan yang diterima, para korban sebenarnya tidak hilang dan telah terjadi miskomunikasi antara korban dan keluarga.

Ia menjelaskan pada hari ketujuh, korban sempat menghubungi keluarga dan mengabarkan bahwa mereka akan memperpanjang waktu pencarian gaharu hingga delapan hari. Setelah itu, komunikasi terputus karena peralatan komunikasi kehabisan daya baterai.

"Keluarga mengira mereka akan pulang pada 8 Juli dan karena tidak ada kabar hingga 11 Juli, keluarga akhirnya membuat laporan karena khawatir," ujar dia.

Tim SAR memulai operasi pencarian pada Sabtu (12/7) dan harus bermalam di hutan karena kondisi tidak memungkinkan untuk pencarian malam hari, kemudian dilanjutkan pada Minggu pagi.

Operasi pencarian ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain KPP Natuna, TNI, Polri, BPBD Natuna, Pemerintah Kecamatan Bunguran Timur Laut, Pemerintah Desa Batubi Jaya dan Selemam, tokoh masyarakat, komunitas trail NTAC, serta warga sekitar.

"Saat ditemukan dan dikasih tahu mereka kaget karena tidak menyangka telah dicari oleh banyak orang," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.