Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festival Manopeng Banyiur Dorong Kesenian dan Simbol Kuat Peradaban Banjar

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 20:10 WIB | Oleh:
Festival Manopeng Banyiur Dorong Kesenian dan Simbol Kuat Peradaban Banjar Doc: antara foto
Ket. Kesenian Banjar lewat Festival Manopeng Banyiur tahun 2025.

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, H Muhammad Yamin HR mengapresiasi penampilan kesenian Banjar lewat Festival Manopeng Banyiur tahun 2025.

Wali Kota Banjarmasin didampingi Sekdakot Banjarmasin Ikhsan Budiman menghadiri dan membuka langsung gelar festival tersebut di Jalan Banyiur Luar, Basirih, Banjarmasin Selatan, Jumat (11/7).

Menurut dia, festival yang berlangsung pada 11-13 Juli 2025 tersebut bukan sekadar pertunjukan seni dan budaya, tapi simbol dari peradaban panjang masyarakat Banjar yang diwariskan secara turun-temurun selama ratusan tahun.

"Ini adalah sejarah yang hidup. Di tengah era digital seperti sekarang, kita patut bangga karena masih memiliki akar budaya yang kuat dan menjadi ciri khas daerah kita," ujarnya.

Festival ini digelar sebagai agenda tahunan keluarga besar Dzuriyat Haji Ujang dan masyarakat Kampung Banyiur, yang selalu dilaksanakan setiap malam Senin di antara bulan Muharam.

Tradisi tersebut tak hanya dijadikan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil panen di masa lampau, namun juga menjadi ruang silaturahim dan pelestarian budaya lokal.

Yamin secara khusus menyoroti peran penting tokoh adat dan pelaku budaya di Kampung Banyiur, terutama Ferdi Irawan – generasi muda penerus tradisi kesenian topeng, gamelan hingga tari Jepin.

Ferdi Irawan yang disebut Yamin merupakan penerima Anugerah Kebudayaan dari Kemendikbud RI pada tahun 2020, dan kini menjadi sosok kunci dalam menjaga kelestarian pusaka budaya seperti topeng tua berusia 300 tahun, keris, rabab dan berbagai peninggalan lain yang menjadi identitas kuat Kampung Banyiur sebagai pusat kebudayaan sejak zaman Datu Mahbud (tokoh masyarakat Banjar dahulu).

"Ferdi Irawan adalah contoh nyata bagaimana generasi muda bisa menjadi pelestari warisan budaya. Kita perlu dukung lebih banyak Ferdi-Ferdi lainnya agar warisan ini tidak hanya dikenang, tetapi juga terus hidup dan berkembang," kata Yamin.

Dia pun mengajak masyarakat Banjarmasin dan wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara untuk hadir meramaikan Festival Manopeng Banyiur ini.

Karena pada festival ini ditampilkan berbagai kesenian Banjar, di antaranya pagelaran Japin Carita, Bajapanan sambil menggendong anak dan berbagai tari tradisional.

Tidak lupa Yamin menyampaikan terima kasih atas aspirasi masyarakat Kampung Banyiur terkait pembangunan dermaga sebagai jalur bagi jukung-jukung serta tempat latihan seni dan budaya.

"Semoga Kampung Banyiur dapat terus menjadi inspirasi, tidak hanya sebagai penjaga budaya, tetapi juga sebagai wajah Banjarmasin yang sarat makna dan jatidiri," Katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.