Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamendiktisaintek Utamakan Pembangunan Sekolah Garuda di Indonesia Timur

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 15:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamendiktisaintek Utamakan Pembangunan Sekolah Garuda di Indonesia Timur Doc: ANTARA
Ket. Wamendiktisaintek Prof Stella Christie bersama rombongan, saat meninjau lokasi yang akan dibangun SMA Unggul Garuda di Soe, Kabupaten TTS, Provinsi NTT, Selasa (1/7/2025).

JAKARTA – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menekankan pemerintah mengutamakan pembangunan Sekolah Garuda Baru di wilayah Indonesia Timur untuk mewujudkan pemerataan pendidikan di Tanah Air.

"Bisa dilihat bapak/ibu sekalian bahwa pemilihan lokasi Sekolah Garuda Baru itu sangat mementingkan pemenuhan kebutuhan, dan terutama sekali dibangun di daerah timur," katanya dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Kamis (10/7).

Wamendiktisaintek menjelaskan realisasi Sekolah Garuda terbagi menjadi dua skema, yakni Sekolah Garuda Transformasi (memakai sarana dan prasarana yang ada) dan Sekolah Garuda Baru.

Ia menegaskan Sekolah Garuda Baru dibangun untuk memenuhi kebutuhan akan pendidikan berkualitas untuk mencetak sumber daya manusia unggulan di pelosok-pelosok daerah Indonesia.

"Kita melihat bahwa dibutuhkan pembangunan Sekolah Garuda Baru karena di pelosok-pelosok Indonesia, untuk mencapai akses tersebut di pelosok-pelosok Indonesia masih belum ada sekolah yang berkualitas tinggi," ujarnya.

Adapun Sekolah Garuda Transformasi, jelas Stella, diimplementasikan dengan mengoptimalkan sekolah-sekolah berkualitas yang sudah ada di seluruh penjuru negeri.

"Kita lihat bahwa sudah banyak sekolah yang baik sekali dan mempunyai potensi dan prestasi yang baik, namun masih bisa dioptimalkan. Sehingga kami memilih strategi untuk juga mengoptimalkan apa yang sudah ada. Inilah dimana yang disebut Sekolah Garuda Transformasi," bebernya.

Wamendiktisaintek menekankan Sekolah Garuda bertujuan untuk memberikan binaan pada siswa kelas XI dan XII dengan program pra-universitas untuk dapat mengoptimalkan potensinya, bukan untuk mengubah kurikulum.

Hal ini, ungkap Stella, dilakukan dalam rangka mengimplementasikan tiga asas utama pendirian Sekolah Garuda, di antaranya adalah penyeimbang akses, pembuatan inkubator pemimpin bangsa, serta menjadikan sekolah tak hanya berprestasi akademik tetapi juga pengabdian kepada masyarakat di sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

45 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.