Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Usulan Dinas PUPR NTB untuk Atasi Banjir di Mataram

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 19:55 WIB | Oleh:
Ini Usulan Dinas PUPR NTB untuk Atasi Banjir di Mataram Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Warga membersihkan sampah yang masuk ke dalam saluran drainase akibat banjir di Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (7/7).

MATARAM - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan pelebaran sungai sebagai solusi mengatasi banjir yang terjadi di Kota Mataram pada 6 Juli lalu.

Kepala Dinas PUPR NTB Sadimin mengatakan Sungai Ancar yang membentang di antara Universitas Mataram sampai jalan Panji Tilar telah terjadi penyempitan, sehingga banjir menggenangi kawasan tersebut.

"Ke depan perlu dipikirkan untuk bantaran sungai bisa diperlebar," ujarnya dalam pernyataan di Mataram, Kamis.

Sadimin menuturkan saluran drainase induk yang berada di Panji Tilar juga sudah hilang. Drainase yang tidak berfungsi menjadikan air hujan cepat menggenang.

Dia menambahkan bahwa perlu duduk bareng dengan Dinas PUPR Kota Mataram untuk mencari solusi supaya ke depan bila ada banjir di Jalan Panji Tilar, Kelurahan Kekalik Jaya cepat surut.

Jalan Panji Tilar merupakan alamat rumah dinas Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri. Saat bencana alam terjadi bangunan pendopo tersebut juga ikut teredam banjir bersama pemukiman dan pertokoan yang ada di sekitarnya.

"Karena pembuangan di ujungnya tidak lancar, sehingga banjir di Kekalik lama surut," kata Sadimin.

Pada 6 Juli 2025, hujan lebat mengguyur Kota Mataram mulai pukul 12.30 WITA hingga sore hari. Tumpahan air hujan yang mencapai 4,2 miliar liter dalam kurun waktu enam jam itu menyebabkan banjir pada enam kecamatan di Kota Mataram.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) mencatat ada lebih dari 30 ribu orang terdampak oleh bencana banjir yang terjadi saat musim kemarau tersebut.

Luapan dua sungai besar di Kota Mataram, yaitu Sungai Ancar dan Sungai Brenyok, serta satu sungai kecil jalur irigasi persawahan, yakni Sungai Unus merendam banyak kawasan di Kota Mataram. Sungai-sungai yang meluap tersebut melintasi kawasan pemukiman padat penduduk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Piala Dunia, Babak Pertama Semifinal, Spanyol Unggul 1-0

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Babak Pertama ...

UE Segera Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Russia

34 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
UE Segera Jatuhkan Sanksi B...
Luar Negeri
Yaman Gelar Unjuk Rasa Besa...
Luar Negeri
Tiongkok Canangkan Target A...

Piala Dunia, Menit 20 Spanyol Mendapat Penalti, 1-0

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Menit 20 Spany...
Luar Negeri
Dubai Bangun Pelabuhan Baru...
Luar Negeri
Tiongkok Pecat Eks Petinggi...
Megapolitan
Festival Lima Gunung Hadirk...
Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.