Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rencana 5 Tahun Diluncurkan, Kopdes Merah Putih Masih Tunggu Nyala Mesin

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rencana 5 Tahun Diluncurkan, Kopdes Merah Putih Masih Tunggu Nyala Mesin Doc: ANTARA/ Mega Tokan
Ket. Penjual merapikan beras yang dijual di Koperasi Desa Merah Putih Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

JAKARTA – Peta jalan untuk Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih berfungsi sebagai panduan strategis dalam mencapai tujuan koperasi, memastikan operasional yang efektif, dan memitigasi risiko.

Tanpa peta jalan yang jelas, koperasi berpotensi menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan dalam mencapai tujuannya.

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengatakan Kementerian Koperasi telah menyiapkan peta jalan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih 2025-2029 untuk menjadikan koperasi sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional, dimulai dari tingkat desa.

Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, yang membidangi perdagangan, perindustrian, koperasi, UMKM, dan BUMN, di Jakarta, Rabu (9/7), Budi Arie mengatakan peta jalan ini dirancang untuk mewujudkan desa-desa yang berdaya, mandiri, dan sejahtera melalui kekuatan koperasi.

Budi Arie menjelaskan peta jalan ini menguraikan tahapan pengembangan koperasi desa secara bertahap dan terukur.

Pada 2025, fokus utamanya adalah pembentukan badan hukum koperasi, pembangunan sarana pendukung, penerapan digitalisasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) koperasi.

Pada 2026, koperasi akan mulai memperkuat diri melalui pengembangan usaha yang berbasis potensi lokal. Ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya dan keunikan masing-masing desa, menciptakan nilai tambah ekonomi dari sektor-sektor unggulan setempat.

Memasuki tahun 2027, koperasi akan memasuki tahap konsolidasi jaringan untuk memperluas jangkauan dan memperkuat kolaborasi antar-koperasi.

Selain itu, fokus akan beralih pada hilirisasi produk, memastikan produk-produk dari koperasi memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan pasar yang lebih luas.

Pada 2028, koperasi ditargetkan untuk lebih fokus pada pengembangan produk unggulan yang berorientasi ekspor, yang diharapkan produk-produk koperasi desa bersaing di pasar global dan membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat desa.

“Dan pada tahun 2029, kami menargetkan hadirnya pilar-pilar kemandirian ekonomi desa dengan kooperasi sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional,” ucap Budi Arie.

Dalam rapat tersebut, Kemenkop mengajukan tambahan anggaran belanja sebesar Rp5,98 triliun untuk tahun 2025, yang akan difokuskan pada penguatan Koperasi Desa Merah Putih.

Sementara untuk tahun 2026, Kemenkop mengusulkan anggaran sebesar Rp7,34 triliun, yang akan dialokasikan untuk program-program penguatan koperasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Jepang akan Ganti 5 Reaktor...
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

1 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.