Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Lombok Tengah Bentuk Volunteer Cegah Perkawinan anak

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 12:50 WIB | Oleh:
Pemkab Lombok Tengah Bentuk Volunteer Cegah Perkawinan anak Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi.
Ket. Acara pembukaan pelatihan volunteer pencegahan perkawinan anak yang dibentuk Pemkab Lombok Tengah, Provinsi NTB di Lombok Tengah, Rabu (9/7).

Lombok Tengah -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membentuk volunteer atau relawan dengan melibatkan para generasi muda untuk mencegah pernikahan anak atau usia dini di daerah setempat.

"Pelibatan para remaja menjadi volunteer dalam sosialisasi pencegahan pernikahan anak, agar mereka lebih bisa diterima dan menjadi teman bagi generasi penerus bangsa," kata Sekda Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya saat membuka acara pelatihan para volunteer pencegahan perkawinan anak di Lombok Tengah, Rabu.

Ia mengatakan duta pencegahan perkawinan anak atau volunteer tersebut akan melakukan sosialisasi ke sekolah baik ditingkat SMP maupun SMA di Lombok Tengah.

Namun, sebelum melaksanakan tugas tersebut mereka diberikan pemahaman terkait dengan materi atau dampak perkawinan anak, agar mereka bisa menyampaikan kepada para pelajar di Lombok Tengah.

"Mereka ini akan melaksanakan sosialisasi pencegahan pernikahan anak ke sekolah di Lombok Tengah," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan data dari dinas terkait, sekitar 1.995 wanita saat ini hamil di usia di bawah 19 Tahun, setelah mereka melakukan pernikahan.

"Artinya mereka menikah tidak sesuai dengan ketentuan Undang-undang yakni minimal 19 tahun. Secara agama memang mereka sah menikah di bawah tangan," katanya.

Pemerintah tetap berkomitmen melakukan pencegahan perkawinan anak, karena ingin mencetak generasi muda yang berkualitas untuk mewujudkan Indonesia emas 2045.

"Dampak pernikahan anak, berpotensi menyebabkan stunting dan kurang gizi bagi anak," katanya.

Ia persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan, sehingga pemerintah melakukan berbagai program untuk mencegah terjadinya pernikahan anak.

Dalam membina rumah tangga atau pernikahan itu membutuhkan persiapan fisik dan mental atau kesehatan untuk merawat anak yang dilahirkan.

"Persoalan ini tidak boleh dibiarkan, sehingga kami melakukan upaya pencegahan pernikahan anak melalui sosialisasi jangan menikah di usia dini, nanti menyesal di kemudian hari," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.