Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Cara Agar Mobil Terhindar 'Hydro Lock' Jika Terpaksa Menerjang Banjir

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 17:55 WIB | Oleh:
Ini Cara Agar Mobil Terhindar 'Hydro Lock' Jika Terpaksa Menerjang Banjir Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Ilustrasi - Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mengimbau pengendara mobil saat menerjang banjir di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Kamis (6/10).

JAKARTA - Musim yang tidak menentu dan curah hujan tinggi di berbagai wilayah membuat risiko banjir semakin sering terjadi, terutama di kawasan perkotaan.

Bagi pengendara mobil bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE), menerjang banjir bisa menjadi pilihan terakhir jika tak ada jalan lain, namun hal ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Menurut pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Selasa, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kedalaman air.

“Pastikan air tidak melebihi setengah tinggi roda,” ujarnya.

Saat melintasi genangan, jaga kecepatan tetap rendah dan stabil atau konstan. Hindari melepas pedal gas secara tiba-tiba atau melakukan pengereman mendadak.

"Jaga kecepatan tetap rendah dan stabil, serta hindari melepas gas secara tiba-tiba saat melewati banjir termasuk pengereman mendadak, karena putaran mesin (RPM) akan langsung turun," kata Yannes.

Putaran mesin atau yang disebut RPM yang rendah dapat mengakibatkan daya isap di intake manifold meningkat. Kondisi ini memperbesar risiko air tersedot masuk ke ruang bakar melalui saluran udara, atau yang disebut fenomena "hydro lock:."

"Jika terjadi 'hydro lock', piston bisa macet, connecting rod (komponen vital dalam mesin mobil yang berfungsi sebagai penghubung antara piston dan poros engkol) bengkok, bahkan mesin bisa rusak parah," jelas Yannes.

Ia juga mengingatkan untuk tidak menyalakan AC, karena hal itu hanya menambah beban kerja mesin dan memperbesar risiko kerusakan kelistrikan, terutama pada extra fan.

Selain itu, pastikan filter udara dan knalpot tidak terendam, gunakan gigi rendah untuk menjaga RPM tetap stabil, dan segera periksa sistem rem dan komponen vital lainnya usai melewati banjir.

Dengan memahami risiko dan menerapkan langkah pencegahan yang tepat, pengemudi mobil ICE dapat meminimalkan kerusakan saat terpaksa harus menerjang banjir. Namun, pilihan terbaik tetap menghindari genangan dalam jika memungkinkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

36 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.