Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Melemah Usai Trump Umumkan Tarif Timbal Balik untuk Indonesia

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 15:45 WIB | Oleh:
IHSG Melemah Usai Trump Umumkan Tarif Timbal Balik untuk Indonesia Doc: Koran Jakarta / Paundra Zakirulloh

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Selasa pagi (8/7/2025), turun 10,09 poin atau 0,15 persen ke level 6.890,84. Pelemahan ini terjadi setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif timbal balik sebesar 32 persen terhadap Indonesia, yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2025.

Tak hanya IHSG, Indeks LQ45 yang terdiri dari 45 saham unggulan juga mengalami penurunan sebesar 2,63 poin atau 0,34 persen ke posisi 764,87. Analis menilai pergerakan IHSG masih akan bersifat fluktuatif karena investor mencermati dampak dari kebijakan perdagangan AS terhadap Indonesia dan negara lainnya.

"Secara teknikal, meski ada indikasi IHSG berpotensi rebound, namun belum didukung oleh volume yang kuat. Jika IHSG mampu bertahan di atas level 6.900, ada potensi rebound lanjutan jika diiringi dengan peningkatan volume. Namun, jika IHSG gagal bertahan di atas level 6.900, diperkirakan akan kembali menguji level support di 6.800," ujar Analis Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, di Jakarta.

Dalam surat resmi yang diterima Indonesia, AS di bawah Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan terhadap negara-negara yang mencoba melakukan tindakan balasan. Namun, Indonesia diberi opsi untuk menghindari tarif jika perusahaan dalam negeri memindahkan produksi ke Amerika Serikat.

Selain Indonesia, sejumlah negara lain yang juga akan dikenai tarif tinggi termasuk Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Kazakhstan, Afrika Selatan, Laos, dan Myanmar. Tarif tambahan sebesar 10 persen juga akan diberlakukan terhadap negara-negara yang mendukung kebijakan kelompok BRICS.

Kebijakan ini dinilai berpotensi meningkatkan ketegangan dagang global dan menambah ketidakpastian bagi pasar, terutama di negara-negara berkembang. Meski demikian, pelaku pasar juga menanti rilis data domestik seperti Indeks Kepercayaan Konsumen bulan Juni 2025 serta pencatatan saham-saham perdana (IPO) yang bisa menjadi katalis positif bagi pasar.

Sementara itu, bursa regional Asia justru dibuka menguat. Indeks Nikkei Jepang naik 24,46 poin atau 0,57 persen ke level 39.725,69, indeks Shanghai menguat 4,54 poin atau 0,40 persen menjadi 3.450,87, indeks Hang Seng melonjak 257,30 poin atau 1,24 persen ke posisi 23.965,55, dan indeks Strait Times naik 0,11 poin atau 0,44 persen menjadi 4.010,79.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Hilang Kendali, Sebuah Taks...

Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Daerah
BNPB Salurkan 62.000 Liter ...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.