Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD: Ratusan Jiwa Terdampak Bencana Longsor di Kabupaten Sinjai

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 23:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: Ratusan Jiwa Terdampak Bencana Longsor di Kabupaten Sinjai Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar - Suasana bencana tanah longsor menimpa rumah warga di Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.  

MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, melansir dampak bencana tanah longsor yang menerjang lima kecamatan di kabupaten itu telah mengakibatkan ratusan warga terdampak setelah longsor.

"Ada dua dusun dengan jumlah 180 jiwa terdampak longsor. Longsor terparah berada di Kecamatan Sinjai Barat," kata Kepala BPBD Sinjai, Budiman, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (8/7).

Dampak longsor tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sinjai sejak Minggu-Senin (6–7 Juli 2025) yang mengakibatkan tanah longsor pada lima kecamatan masing-masing di Kecamatan Sinjai Selatan, Bulupoddo, Sinjai Borong, dan Sinjai Barat.

Lokasi yang terdampak parah, kata dia, berada di Desa Bontolempangan, Sinjai Barat. Jalan sepanjang 100 meter tertimbun material tanah longsor dengan ketebalan 8-10 meter sehingga sulit diakses.

Selain itu, ada 10 rumah warga tertimbun material tanah tersebar di enam desa pada Kecamatan Sinjai Borong, Sinjai Tengah dan Sinjai Barat. Sejauh ini tim BPBD dan tim gabungan telah melakukan penanganan.

Data sementara, terdapat dua warga yang terdampak tanah longsor telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka berat.

Selain itu, dampak kerusakan yang ditimbulkan dari bencana tersebut yakni jembatan penghubung antardesa terputus sehingga sulit diakses. Sejauh ini, warga masih mengungsi dan sebagian lainnya masih terisolasi dan membutuhkan bantuan logistik serta obat-obatan.

Tim SAR Gabungan terus bekerja membersihkan material longsor yang menutup akses jalan. Tim juga berusaha menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Budiman mengimbau warga agar tetap hati-hati, waspada dan siaga longsoran susulan di tengah perubahan cuaca tidak menentu.

Wilayah Terdampak Bencana 

Sebelumnya, analis kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Octave, menyebutkan dampak cuaca ekstrem pada 6-7 Juli 2025 ada ratusan rumah terendam air hingga 1,5 meter dampak debit air Sungai Mangngottong, Tangka, Kalamisu, dan Apareng meluap. Selain banjir, bencana tanah longsor juga menutupi jalan.

Di Kecamatan Pulau Sembilan tercatat empat rumah rusak ringan dampak angin puting beliung. Di Kecamatan Sinjai Barat ada delapan titik longsor, dua rumah tertimbun tanah, delapan tiang listrik rubuh dan sebanyak 23 unit rumah mengalami pergerakan tanah.

Di Kecamatan Sinjai Tengah, tercatat sebanyak 12 titik longsor, ada empat rumah rusak berat, 15 hektare kebun dan 47 hektare sawah terdampak banjir.

Sedangkan di Kecamatan Sinjai Borong, tercatat tiga rumah rusak, 6 hektare sawah tergenang, jembatan Alenangka–Samaturue terputus. Di Kecamatan Sinjai Timur 64 rumah tergenang, 122 hektare sawah terendam dengan 204 jiwa terdampak.

Di Kecamatan Bulupoddo, dampak longsor di kebun warga dan satu ekor sapi hanyut. Sedangkan di Kecamatan Sinjai Utara, ada tiga kelurahan terdampak banjir, sebanyak 855 unit dengan 3.072 jiwa terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.