BPBD Catat Ponorogo Alami 110 Bencana Hidrometeorologi dalam 6 Bulan Terakhir
📅 Selasa, 08 Jul 2025, 09:53 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: BPBD Ponorogo
PONOROGO - Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, telah mengalami 110 kejadian bencana dalam enam bulan terakhir dengan mayoritas disebabkan oleh faktor hidrometeorologi, seperti longsor dan banjir.
Berdasarkan data yang berhasil dirangkum dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Selasa (8/7), dari total 110 kejadian bencana tersebut 59 diantaranya adalah tanah longsor, 41 banjir, dan 10 peristiwa cuaca ekstrem.
Kepala BPBD Ponorogo Masun mengatakan hampir seluruh kecamatan di Ponorogo terdampak bencana, kecuali Kecamatan Mlarak yang tidak ada laporan kebencanaan hingga akhir Juni.
"Dari 21 kecamatan di Ponorogo, Kecamatan Mlarak yang nihil laporan kebencanaan. Selain itu ada semua," kata Masun.
Meski jumlah kasus tergolong tinggi, kata dia, namun tidak menyebabkan korban jiwa. Hanya beberapa warga terdampak dan harus mendapatkan perawatan medis.
Sebaiknya Anda baca juga:
BPBD masih mengumpulkan rincian kerugian materi dari tiap kejadian, dengan beberapa laporan masih dalam proses validasi.
Dibandingkan dengan tahun lalu, bencana di Ponorogo pada semester ini cenderung lebih sedikit. Tahun 2024, lanjutnya, total ada 347 kejadian bencana yang dilaporkan, dengan 45 persen diantaranya berupa tanah longsor.
"Tentu kami berharap masyarakat lebih waspada, terutama yang tinggal di lereng, bantaran sungai, atau kawasan rawan lainnya," ucap Masun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!