Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terpilih Jadi Kepala Sekolah Rakyat, Siti Isbandiyah: Ini di Luar Dugaan Saya

📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 19:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bagi Isbandiyah hal itu bukan pilihannya, tetapi Allah SWT yang sudah memilihkan jabatan tersebut untuk dia. Baginya, tidak ada penyesalan sampai pada kondisi tersebut dan dia mengaku siap serta merasa lebih bahagia karena amanah tersebut merupakan pengabdian yang sesungguhnya menjelang masa pensiun.

Dia merasa jika selama ini mengurus anak-anak dari keluarga yang rata-rata mempunyai kemampuan finansial meskipun biaya sekolahnya gratis dan mereka benar-benar punya niat untuk bersekolah.

"Nah, siswa Sekolah Rakyat, boro-boro punya cita-cita, membayangkan bisa sekolah pun mungkin tidak. Jadi bagi saya ini pengabdian yang sesungguhnya, artinya butuh upaya yang benar-benar dari kepala sekolah, gurunya, wali asuhnya, wali asrama, semuanya termasuk pemerintah," katanya.

Dia mengaku bahagia karena Allah SWT telah memilih dan memberi kesempatan kepadanya untuk mengemban jabatan tersebut. Terkait dengan hal itu, dia siap mengemban amanah tersebut menjelang akhir pengabdiannya kepada negara dan berharap bisa benar-benar menjadi ibu bagi anak-anak yang membutuhkan.

Dia pun akan berupaya memberikan yang terbaik bagi siswa Sekolah Rakyat di Banyumas dengan berbekal pengalamannya sebagai guru maupun pengalaman manajerial sebagai kepala sekolah. Isbandiyah secara resmi menjadi guru berstatus pegawai negeri sipil pada tahun 1994, setelah mengawali kariernya sebagai guru tidak tetap di SMA Negeri 1 Purwokerto.

Saat mendapatkan surat keputusan calon pegawai negeri sipil, dia ditempatkan sebagai guru mata pelajaran Biologi di MAN Cilacap. Setelah enam tahun dia mengajukan mutasi dan ditempatkan di SMA Negeri 1 Purwokerto.

Pengalaman manajerial sebagai kepala sekolah dijalani Isbandiyah di SMA Negeri 1 Baturraden, SMA Negeri 5 Purwokerto, SMA Negeri 1 Purwokerto, dan SMA Negeri 2 Purwokerto.

Sekolah Rakyat di Kabupaten Banyumas pada tahap pertama terdiri atas dua rombongan belajar untuk jenjang SMP, masing-masing sebanyak 25 siswa. Kegiatan belajar mengajar dan asrama bagi siswa Sekolah Rakyat di Banyumas tersebut untuk sementara berada di Sentra Satria Baturraden yang merupakan salah satu unit pelaksana teknis Kemensos.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

53 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

54 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.