Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RS Kapal Nusa Waluya II Mentargetkan Melayani 10 Ribu Warga di Papua

📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 23:25 WIB | Oleh:
RS Kapal Nusa Waluya II Mentargetkan Melayani 10 Ribu Warga di Papua Doc: Antara

Jakarta - Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II ditargetkan melayani hingga 10 ribu warga di tujuh distrik wilayah Pulau Waigeo Utara, Papua Barat Daya selama 60 hari operasional hingga Agustus 2025.

Layanan kesehatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Dokter Peduli/ doctorSHARE dengan PT Pertamina International Shipping (PIS) untuk masyarakat di kawasan kepulauan yang notabene masuk dalam kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Ketua Yayasan Dokter Peduli/doctorSHARE, Tutuk Utomo dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa keberadaan rumah sakit kapal ini menjadi solusi inovatif untuk membuka akses kesehatan bagi masyarakat di wilayah 3T.

“Dengan adanya rumah sakit kapal, kapal bukan hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga menjembatani pelayanan kesehatan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” kata dia.

Kapal seluas sekitar 900 meter persegi itu dilengkapi berbagai fasilitas medis penting, seperti ruang operasi mayor, IGD, ruang bersalin, laboratorium, radiologi, ruang rawat inap dengan total 21 tempat tidur, serta sembilan klinik spesialis dan umum.

Tutuk menjelaskan bahwa sejak mulai beroperasi di Waigeo Utara pada 10 Juni 2025, Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II telah melayani lebih dari 1.300 pasien, termasuk menangani kasus-kasus kritis.

Adapun salah satunya operasi sesar darurat dengan janin terlilit tali pusat, yang kemungkinan selamatnya sangat kecil jika tidak segera ditangani.

"Seluruh pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat tanpa biaya. Sebanyak 35 tenaga medis bertugas penuh di kapal, terdiri atas dokter umum, dokter spesialis, perawat, bidan, dan apoteker," kata dia.

Sementara itu Corporate Secretary PIS, Muhammad Baron, mengatakan bahwa kerja sama PIS dengan doctorSHARE merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan melalui inisiatif "BerSEAnergi untuk Laut".

Program ini juga mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), yang menurut Baron di antaranya seperti SDG 3 tentang kesehatan yang baik, SDG 10 tentang pengurangan ketimpangan, dan SDG 14 tentang ekosistem laut.

“Kami ingin kapal ini juga menjadi sarana pelayanan publik yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, khususnya di daerah dengan akses terbatas,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Memperkuat penanganan karhu...

Bakti kesehatan Polri di Polres Jombang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.