Iran Akhiri Kerja Sama dengan Pengawas Nuklir PBB Setelah Serangan Israel dan AS
📅 Kamis, 03 Jul 2025, 08:58 WIB | Oleh: Lili LestariPerang Israel selama 12 hari menewaskan komandan militer dan ilmuwan nuklir Iran serta memicu gelombang serangan balasan berupa pesawat tak berawak dan rudal.
Pada tanggal 22 Juni, sekutu Israel, Amerika Serikat, melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap fasilitas nuklir Iran di Fordo, Isfahan dan Natanz.
Lebih dari 900 orang tewas di Iran selama konflik tersebut, menurut badan peradilan.
Serangan balasan Iran menewaskan 28 orang di Israel, menurut pihak berwenang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah mengakui kerusakan "serius" pada situs-situs tersebut. Namun dalam wawancara baru-baru ini dengan CBS, ia berkata: "Seseorang tidak dapat menghancurkan teknologi dan sains... melalui pengeboman."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!