Cakupan Kepesertaan JKN Wilayah BPJS Kesehatan Madiun Mencapai 91 Persen

Kamis, 03 Jul 2025, 22:25 WIB

Madiun - Jumlah cakupan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan Cabang Madiun, Jawa Timur di wilayah kerjanya yang meliputi lima daerah hingga Mei 2025 mencapai 91 persen.

"Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Madiun yang terdiri dari lima daerah, yakni Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, dan Ponorogo sampai Mei 2025 jumlah peserta JKN telah mencapai 91 persen dan terus berupaya untuk ditingkatkan," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun Wahyu Dyah Puspitasari dalam kegiatan capaian implementasi program JKN semester I 2025 dengan insan media massa di Madiun, Jawa Timur, Kamis.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Pihaknya merinci, dari lima daerah di wilayah kerjanya tersebut, untuk Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Ngawi telah mencapai UHC atau Universal Health Coverage, dimana sebanyak 98 persen lebih penduduknya telah terdaftar sebagai peserta JKN. Sedangkan Magetan dan Ponorogo masih memiliki kendala untuk mencapai UHC.

Sesuai data, untuk Kota Madiun tercatat sebanyak 99,94 persen dari jumlah penduduk 201.733 jiwa telah menjadi peserta JKN. Kabupaten Madiun tercatat sebanyak 99,9 persen dari jumlah penduduk 737.858 jiwa telah menjadi peserta JKN. Kemudian, Kabupaten Ngawi tercatat sebanyak 98,26 persen dari jumlah penduduk 907.002 jiwa telah menjadi peserta JKN.

Sedangkan, Kabupaten Magetan tercatat baru 88,49 persen dari 692.800 jiwa yang telah terdaftar sebagai peserta JKN dan Kabupaten Ponorogo baru sebanyak 77,1 persen dari jumlah penduduk 979.008 jiwa yang terdaftar sebagai peserta JKN.

Pihaknya sangat mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program JKN. Pencapaian UHC di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi tersebut menunjukkan komitmen pemda dalam memberikan jaminan kesehatan bagi warganya.

Disisi lain, pihaknya terus mendorong pemda yang belum mencapai UHC dengan melakukan berbagai upaya sosialisasi serta membentuk agen Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi (Pesiar) untuk meningkatkan kepesertaan JKN, utamanya di wilayah Magetan dan Ponorogo.

Dyah Puspitasari menjelaskan tugas agen Pesiar meliputi pemetaan dan penyisiran warga desa untuk memastikan bahwa peserta JKN terdaftar sesuai dengan segmen. Sejauh ini di Magetan telah terdapat 23 desa dan Ponorogo 54 desa yang terdapat agen Pesiar.

"Penunjukan agen Pesiar ini melibatkan kepala desa setempat yang bertugas mendorong dan mengadvokasi masyarakat mendaftar sebagai peserta JKN sesuai segmennya. Memang sejauh ini kendala untuk UHC adalah anggaran, namun kami tetap berupaya sesuai amanah undang-undang," katanya.

Dia mengharapkan dengan upaya agen Pesiar tersebut, jumlah peserta JKN di Magetan dan Ponorogo dapat meningkat sekaligus memastikan bahwa kepesertaan JKN berjalan sesuai dengan aturan dan tidak membebani anggaran pemerintah.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Afghanistan Tabuh Genderang Perang Keras terhadap Polio

Angin Segar untuk Driver, Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus 2026, Pendapatan Mitra Naik?

Paradigma Baru Perawatan Gigi Lewat Teknologi Microbiome Active

Filipina Tutup Sekolah Gara-Gara Hujan Ekstrem dan Banjir Besar,

Jelang Keputusan BI, IHSG Hari Ini Menguat: Reli Baru atau Sekadar Euforia?

Satu Orang Tewas Setiap 30 Menit, Kasus Ebola di Kongo Kini Tembus 5.000 Kasus

Penutupan Pendakian Gunung Gede Ditambah selama Dua Pekan Usai Kebakaran

Wagub Rano Karno Sapa Peserta Jamnas XII, Dorong Pramuka Jadi Agen Perubahan

Operasi Lutut Lebih Aman dan Terukur, RS Premier Bintaro Hadirkan Teknologi ROSA

Esports Nations Cup Ditunda ke November 2027, Ini Alasan Resmi EF

Purbaya: Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Paling Cepat bisa Berlaku September 2026

Ajang Lari Cirebon QRIS Run 2026, Sarana Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan QRIS

Inovasi Investasi dan Layanan Privilege Antarkan Danamon Raih Dua Penghargaan

Dompet Dhuafa Siapkan 81 Ton Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT

Purbaya: Insentif Motor Listrik Sudah Bisa Berlaku Mulai September 2026

7.000 Warga Pulau Palue Butuh Air Bersih, KemePU Kerahkan Tandon dan Survei Geolistrik

Gempa Flores Rusak 4 Pasar Tradisional, Mendag: Pasar Inpres Ruteng Ditutup Sementara

OT Group Konsisten Gelar Upacara Kemerdekaan di Pabrik dan Depo

LG Perkuat Pemasaran WashTower, Gandeng Dealer Spesialis untuk Perluas Edukasi Konsumen

Nelayan Kendari Diimbau Waspadai Gelombang Tinggi dan Angin Kencang pada 19 hingga 22 Agustus 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.