Filipina Tutup Sekolah Gara-Gara Hujan Ekstrem dan Banjir Besar,

Selasa, 18 Agu 2026, 19:42 WIB

MANILA - Pemerintah Filipina menangguhkan kegiatan kelas tatap muka di Metro Manila dan 12 provinsi lainnya saat hujan lebat akibat siklon tropis dan monsun barat daya terus melanda negara tersebut, demikian laporan media lokal pada Senin (17/8).

Berdasarkan Memorandum Circular No. 127 yang dikeluarkan oleh Kantor Kepresidenan Filipina pada Senin, sekolah dan instansi pemerintah di wilayah yang terdampak diinstruksikan untuk menerapkan pengaturan kerja alternatif, kecuali bagi layanan garis depan seperti kesehatan, respons bencana, dan fungsi-fungsi penting lainnya.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Ted ALJIBE

Setidaknya 50 kota dan daerah telah mengumumkan status darurat bencana, dengan wilayah Pampanga dan Cavite menetapkan seluruh munisipalitas mereka di bawah status tersebut, menurut Kantor Pertahanan Sipil Filipina.

Hujan lebat ekstrem telah memicu banjir parah dan tanah longsor di seluruh negeri.

Skandal korupsi terkait pengendalian banjir yang telah banyak diketahui menyebabkan infrastruktur penting tidak selesai dibangun atau tidak terawat dengan baik, sehingga semakin membebani upaya respons bencana di negara tersebut, kata media lokal. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.