Jelang Keputusan BI, IHSG Hari Ini Menguat: Reli Baru atau Sekadar Euforia?

Selasa, 18 Agu 2026, 19:40 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat didorong ekspektasi pasar bahwa Bank Indonessia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen.

Penahanan suku bunga memberi kepastian bagi investor sekaligus mengurangi kekhawatiran terhadap pengetatan moneter lanjutan.

Ket. Foto: Ilustrasi-Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. — Sumber: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto

Namun, penguatan IHSG tetap berpotensi terbatas jika tekanan terhadap rupiah dan sentimen eksternal belum mereda.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (18/8) sore, ditutup menguat 47,94 poin atau 0,75 persen ke posisi 6.449,83 seiring pelaku pasar memprediksi bahwa Bank Indonesia (BI) akan menahan tingkat suku bunga acuan bank sentral (BI-Rate) dalam pengumumannya Rabu (19/8) besok.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,25 poin atau 0,20 persen ke posisi 631,03.

“Penguatan IHSG ditopang oleh ekspektasi bahwa BI-Rate akan tetap dipertahankan di level 5,75 persen, seiring inflasi yang masih berada dalam target BI serta upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang berada di level Rp17.862 per dolar AS pada Selasa (18/8) sore,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, BI menyelenggarakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18 dan 19 Agustus 2026, serta akan mengumumkan kebijakan suku bunga acuannya pada Rabu (19/8) besok.

Sepanjang 2026, BI telah menaikkan BI-Rate sebesar 100 basis poin (bps) yaitu sebanyak satu kali pada Mei 2026 sebesar 50 bps, dan sebanyak dua kali pada Juni 2026 dengan masing-masing kenaikan sebesar 25 bps.

Sementara pada pertemuan terakhir Juli 2026, BI memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuannya di level 5,75 persen.

Dari mancanegara, pelaku pasar masih terbebani setelah memudarnya harapan terhadap penyelesaian konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran dalam waktu dekat, sehingga meningkatkan ekspektasi terhadap gangguan pasokan yang berkepanjangan dari kawasan tersebut.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat dipimpin sektor energi yang naik sebesar 2,24 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor transportasi & logistik yang naik masing-masing sebesar 1,65 persen dan 1,42 persen.

Sedangkan satu sektor melemah yaitu sektor keuangan yang turun sebesar 0,29 persen.

Adapun, saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu KIJA, PADA, JARR, INET, dan ASLI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni TCPI, BAIK, STAR, GRPM dan FUTR.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.162.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,07 miliar lembar saham senilai Rp14,80 triliun. Sebanyak 419 saham naik, 248 saham menurun dan 296 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 2,45 persen ke 67.521,00, indeks Shanghai menguat 0,19 persen ke 3.990,18, indeks Hang Seng menguat 0,07 persen ke 25.471,85, indeks Kospi melemah 1,55 persen ke 6.869,97, dan indeks Straits Times melemah 1,16 persen ke 5.701,79.

  • Ihsg hari ini

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Filipina Tutup Sekolah Gara-Gara Hujan Ekstrem dan Banjir Besar,

Jelang Keputusan BI, IHSG Hari Ini Menguat: Reli Baru atau Sekadar Euforia?

Satu Orang Tewas Setiap 30 Menit, Kasus Ebola di Kongo Kini Tembus 5.000 Kasus

Penutupan Pendakian Gunung Gede Ditambah selama Dua Pekan Usai Kebakaran

Wagub Rano Karno Sapa Peserta Jamnas XII, Dorong Pramuka Jadi Agen Perubahan

Operasi Lutut Lebih Aman dan Terukur, RS Premier Bintaro Hadirkan Teknologi ROSA

Esports Nations Cup Ditunda ke November 2027, Ini Alasan Resmi EF

Purbaya: Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Paling Cepat bisa Berlaku September 2026

Ajang Lari Cirebon QRIS Run 2026, Sarana Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan QRIS

Inovasi Investasi dan Layanan Privilege Antarkan Danamon Raih Dua Penghargaan

Dompet Dhuafa Siapkan 81 Ton Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT

Purbaya: Insentif Motor Listrik Sudah Bisa Berlaku Mulai September 2026

7.000 Warga Pulau Palue Butuh Air Bersih, KemePU Kerahkan Tandon dan Survei Geolistrik

Gempa Flores Rusak 4 Pasar Tradisional, Mendag: Pasar Inpres Ruteng Ditutup Sementara

OT Group Konsisten Gelar Upacara Kemerdekaan di Pabrik dan Depo

LG Perkuat Pemasaran WashTower, Gandeng Dealer Spesialis untuk Perluas Edukasi Konsumen

Nelayan Kendari Diimbau Waspadai Gelombang Tinggi dan Angin Kencang pada 19 hingga 22 Agustus 2026

KAI Bangun 8 Tower Rusun MBR di Manggarai, Harga dan Skema Kredit Jadi Sorotan

Triwulan II-2026, Sektor Transportasi dan Pergudangan Tumbun 5,65%

InJourney Destination Bantu Rehab Rumah Nenek Kroniah di Sleman Agar Layak Huni

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.