Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketahanan Keluarga Pondasi Utama Pembangunan SDM

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 21:02 WIB | Oleh:
Ketahanan Keluarga Pondasi Utama Pembangunan SDM Doc: ist
Ket. perlakuan di rumah menentukan

BOGOR – Dalam proses pembangunan suatu bangsa, keluarga menjadi basis, tulang punggung, dan pondasi menuju sumber daya manusia (SDM) unggul. Maka, betapa pentingnya ketahanan keluarga sebagai pondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia dan stabilitas sosial,” tandas Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil. 

Hal itu disampaikan Adityawarman saat menjadi narasumber dalam Dialog Hearing Program Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat yang digelar di Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor, akhir pekan lalu. "Keluarga adalah unit terkecil, tetapi memiliki peran paling vital dalam membangun masyarakat yang kuat dan tangguh," tutur Adityawarman.

Menurutnya, upaya membangun Kota Bogor dan Jawa Barat yang maju harus dimulai dari penguatan keluarga tingkat paling dasar, di lingkungan RT dan RW. Dalam kesempatan itu, Adityawarman juga memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan Kota Bogor.

Tujuan program untuk mendukung ketahanan keluarga seperti pelatihan parenting untuk keluarga muda, pendampingan psikologis keluarga rentan, dan penguatan ekonomi rumah tangga berbasis koperasi perempuan. Ada juga keterlibatan aktif kader PKK dan tokoh agama dalam edukasi ketahanan keluarga di tingkat kelurahan.

Dialog yang dihadiri sekitar 350 peserta ini diikuti pimpinan DPRD Jawa Barat, anggota DPRD Kota Bogor, tokoh masyarakat, akademisi, serta organisasi keagamaan dan perempuan. Pimpinan DPRD Jawa Barat mengapresiasi pelaksanaan dialog tersebut. Dewan menyebut kegiatan itu sebagai model kolaborasi legislatif tingkat provinsi, daerah, dan masyarakat dalam merumuskan program berbasis kebutuhan riil warga.

Dialog juga diisi dengan sesi tanya jawab dan komitmen bersama untuk memperkuat jejaring antarlembaga. Ada juga dorongan kebijakan ketahanan keluarga yang lebih terintegrasi di seluruh Jawa Barat.

"Saya berharap hasil dialog ini menjadi pijakan nyata untuk mendorong keberpihakan anggaran dan regulasi terhadap keluarga sebagai pusat pembangunan manusia," ujar Adityawarman. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.