Pacquiao Kembali Setelah Empat Tahun Absen, Sang Legenda Mengaku ‘Lapar’ Bertarung Lagi
📅 Jumat, 27 Jun 2025, 14:18 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LOS ANGELES, AMERIKA SERIKAT – Manny Pacquiao menyatakan hasratnya terhadap tinju kembali membara setelah empat tahun absen dari ring. Petinju legendaris Filipina itu bersiap untuk comeback menghadapi juara kelas welter WBC, Mario Barrios, dalam laga yang dijadwalkan berlangsung di Las Vegas pada tanggal 19 Juli mendatang.
Pacquiao, yang kini berusia 46 tahun, akan kembali berduet dengan pelatih lamanya, Freddie Roach. Keduanya terlihat bekerja sama di Wild Card Gym, Hollywood, tempat yang telah menjadi saksi perjalanan panjang Pacquiao dalam dunia tinju profesional.
“Empat tahun istirahat sangat baik untuk saya,” ujar Pacquiao usai sesi latihan terbuka, di mana ia memamerkan kecepatan tangannya yang masih mengesankan. “Saya sudah begitu lama di dunia tinju, jadi tubuh saya butuh waktu untuk benar-benar beristirahat.”
“Sekarang saya kembali, saya lapar untuk bertarung lagi. Saya rindu atmosfer pertarungan besar seperti ini. Saya rindu kerja keras, disiplin, dan semua prosesnya,” lanjut Pacman, sapaan akrabnya.
Meski usia tak muda lagi, Pacquiao menegaskan bahwa fisiknya masih bisa bersaing dengan para petinju muda. Ia mengaku belum merasakan penurunan berarti dalam hal kecepatan dan daya tahan tubuh.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya masih cepat, saya masih bisa bergerak seperti dulu. Saya masih bisa lari di gunung bersama para petinju muda, jadi saya senang,” ujarnya dengan senyum.
Namun, ia tak memungkiri bahwa pemulihan tubuh memerlukan perhatian lebih. “Kami harus menyesuaikan sedikit untuk masa pemulihan. Tubuh saya butuh waktu lebih banyak untuk istirahat dan pulih, dan itu kami kontrol dengan baik selama kamp latihan ini.”
Pacquiao memulai karir profesionalnya pada tahun 1995 dan telah mengoleksi 12 gelar dunia dari delapan divisi berbeda, rekor yang belum tertandingi hingga saat ini. Meski demikian, ia enggan memastikan apakah comeback kali ini akan menjadi satu-satunya atau awal dari kembalinya sang legenda ke dunia tinju secara penuh.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sulit untuk mengatakan sekarang,” jawab Pacquiao saat ditanya soal masa depannya di ring. “Yang jelas saya kembali, dan kita lihat saja setelah pertarungan ini. Satu per satu.”
Keputusan Pacquiao untuk kembali bertarung di usia 46 tahun tak lepas dari kritik. Promotor asal Inggris, Eddie Hearn, belum lama ini meragukan langkah Pacquiao dan menyebut Mario Barrios, yang berusia 30 tahun, “terlalu muda dan terlalu kuat” untuk sang legenda.
Menanggapi komentar itu, Pacquiao hanya tersenyum santai. “Tonton saja pada 19 Juli nanti,” ujarnya singkat. “Itu akan jadi pertarungan yang bagus.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!