Rano Sebut Perda KTR Harus Adil untuk Seluruh Warga DKI
📅 Rabu, 25 Jun 2025, 14:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan penerapan peraturan daerah (perda) tentang kawasan tanpa rokok (KTR) harus berlaku adil mengadopsi semua warga.
Rano menyebut bahwa perlakuan adil ini perlu diterapkan mengingat beberapa masyarakat belum dapat melepaskan diri dari kebiasaan merokok.
"Jadi, artinya tentu kita sebagai pemerintah harus adil. Ada orang yang hobi merokok atau suka merokok, tapi ada orang yang juga tidak bisa. Ya, ini kan kebijakan yang mesti kita buat," kata Rano saat dijumpai di Jakarta Selatan, Rabu (25/6).
Tak hanya itu, Rano juga menekankan bahwa setiap warga Jakarta memiliki hak, baik mereka yang perokok maupun bukan. Dengan demikian, kata Rano, adanya aturan ini bukanlah untuk melarang seluruh masyarakat merokok.
Namun, yang menjadi persoalan saat ini adalah tidak adanya tempat khusus bagi orang untuk merokok. Hal inilah yang nantinya akan menjadi perhatian dari Pemprov DKI Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita tidak melarang merokoknya,tapi yang tidak boleh merokok di tempat tertentu," jelas Rano.
Diketahui, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) mendatangkan banyak komentar pro kontra dari masyarakat.
Salah satu pihak yang menyatakan keberatan dengan aturan ini adalah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) PHRI DKI Jakarta menilai, pasal-pasal dalam naskah Raperda tersebut akan semakin memperberat kinerja hotel dan restoran.
Menurut Iwantono, DKI Jakarta perlu melakukan riset terkait aturan serupa di negara-negara lainnya bahwa merokok masih dibolehkan, tetapi ada pembatasan dan disediakan tempat khusus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!