Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MUI Dorong Indonesia Ambil Peran Wasit dalam Konflik Iran-Israel

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
MUI Dorong Indonesia Ambil Peran Wasit dalam Konflik Iran-Israel Doc: Antara
Ket. Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan saat ditemui di Kantor Pusat MUI Jakarta, Selasa (24/6) untuk menanggapi konflik Iran-Israel.

Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan Indonesia sebagai negara non-blok untuk menjadi wasit yang memelopori perdamaian atas konflik Iran-Israel dan mendukung gencatan senjata untuk perdamaian sepenuhnya.

"Untuk Pemerintah Indonesia, saya meminta dan menyerukan karena Indonesia pelopor negara non-blok bersama India dan negara-negara lain, kita ini punya posisi penting sebagai wasit untuk menyerukan perdamaian," kata Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan saat ditemui di Jakarta, Selasa (24/6).

Ia menekankan pentingnya perdamaian karena perang selalu merugikan seluruh pihak, tidak hanya kedua negara yang berkonflik. Untuk itu, ia juga menyerukan pentingnya gencatan senjata.

"Kalau terus menerus perang itu yang rugi kita semua, bayangkan kalau perang berkepanjangan, ekonomi kita gonjang-ganjing, harga minyak gonjang-ganjing, dolar gonjang-ganjing, jadi berhentilah melakukan peperangan, dan pada waktu tertentu segeralah melakukan gencatan senjata," ujar dia.

Amirsyah juga menegaskan pentingnya dunia internasional memberi hukuman seberat-beratnya kepada Israel dan sekutu-sekutunya yang telah melakukan kejahatan genosida kepada masyarakat Iran maupun Palestina.

"Ketika Israel bersama sekutu Amerika dan negara lain melakukan genosida, itu sebuah kezaliman yang luar biasa, tidak boleh dibiarkan oleh negara manapun. Jadi, apa yang dilakukan oleh Iran menurut saya sudah pantas harus kita dukung karena ini membela hak-hak kemanusiaan, harkat dan martabat kemanusiaan yaitu masyarakat Palestina yang sudah hampir dua tahun dizalimi oleh zionis Israel," paparnya.

Ia juga menegaskan, untuk melawan kezaliman, sesuai dengan sunnah dalam Al Quran dan hadits, apapun agama, suku, maupun negaranya, wajib bersatu untuk memperjuangkan martabat kemanusiaan.

"Apapun agama, suku, maupun negaranya wajib bersatu karena kezaliman ini sudah keterlaluan. Ada sebuah ungkapan mengatakan, kalau kita mau menang untuk memperjuangkan harkat dan martabat kemanusiaan, maka kuncinya harus bersatu, karena dengan bersatu kita kuat, jika kuat kita bisa melawan kezaliman dan kesewenang-wenangan," tuturnya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani mengimbau Iran dan Israel untuk sama-sama melakukan gencatan senjata agar penyelesaian konflik dapat diupayakan melalui jalur perdamaian.

"Terkait situasi yang sekarang sedang terjadi, tentu saja kami mengimbau adanya gencatan senjata di antara kedua pihak yang sedang berperang sehingga bisa segera menyelesaikan situasi tersebut dengan tentu saja damai," kata Puan.

Menurut Puan, apabila perang antara Iran dan Israel terus berlangsung berkepanjangan maka dikhawatirkan akan menambah deret panjang masyarakat sipil yang menjadi korban.

"Karena akan menyebabkan yang paling menjadi korban adalah masyarakat sipil, khususnya perempuan dan anak," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.