Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tasikmalaya Apresiasi Pembentukan Direktorat PPA dan TPPO oleh Polri

2 Kamis, 22 Jan 2026, 06:43 WIB | Oleh:
Pemkab Tasikmalaya Apresiasi Pembentukan Direktorat PPA dan TPPO oleh Polri Pemkab Tasikmalaya Apresiasi Pembentukan Direktorat PPA dan TPPO oleh Polri Doc: Antara Foto
Ket. Perwakilan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya bersama kepolisian yang menjadi bagian mitra Polres Tasikmalaya foto bersama usai pertemuan terkait pembentukan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (21/1).

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mendukung kebijakan Polri membentuk Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) untuk memudahkan koordinasi dalam pencegahan, dan penanganan yang lebih cepat sebagai wujud pelayanan optimal bagi masyarakat.

"Berharap kehadiran satuan khusus di Kabupaten Tasikmalaya bisa segera didorong untuk terbentuk," kata Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Tasikmalaya, Omay Rusmana usai menggelar pertemuan dengan sejumlah elemen mitra Polres Tasikmalaya dalam mendukung pembentukan Direktorat PPA serta TPPO di Tasikmalaya, Rabu.

Ia menuturkan pemerintah daerah siap berkoordinasi dengan kepolisian yang saat ini sudah membentuk Direktorat PPA dan TPPO sebagai kebijakan strategis dalam penanganan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal korban TPPO maupun masalah perempuan dan anak.

Adanya direktorat tersebut, kata dia, diharapkan mampu menekan angka PMI ilegal yang kerap menjadi korban perdagangan orang khususnya untuk wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

"Banyaknya PMI ilegal yang menjadi korban TPPO sangat merugikan, baik bagi individu tersebut, negara, maupun pemerintah daerah," katanya.

Dukungan pembentukan direktorat tersebut disampaikan juga oleh Kepala UPTD PPA Kabupaten Tasikmalaya, Carmono yang berharap struktur satuannya segera dibentuk di Polres Tasikmalaya untuk mempersingkat jalur koordinasi dalam pencegahan, dan penanganan kasus.

"Penting bagi kami untuk terus berkoordinasi dengan Polres, KPAID, hingga Disnaker agar penanganan kasus bisa lebih cepat dan dekat dengan masyarakat," katanya.

Pernyataan sama disampaikan Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto yang menilai langkah Polri harus diapresiasi karena nanti perannya bisa lebih serius dalam penanganan persoalan anak dan perempuan.

"Perlindungan anak bukan hanya tugas Polri, KPAID, atau P2TP2A saja, tapi tugas kita bersama-sama," kata Ato.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya AKP Ridwan Budiarta yang hadir dalam acara pertemuan tersebut menyampaikan, saat ini pembentukan Direktorat PPA dan TPPO di wilayah hukum Polda Jabar baru diresmikan di tingkat Polres Karawang, dan Polres Bogor, secara nasional baru 11 Polda dan 22 Polres.

Ia menjelaskan pembentukan direktorat itu merupakan bukti konkret keseriusan Polri dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya kalangan rentan yakni anak dan perempuan kemudian korban TPPO.

"Dengan adanya satuan khusus ini, masyarakat akan lebih mudah menyampaikan informasi, dan kami pun lebih siap serta serius dalam menangani kasus-kasus PPA maupun TPPO," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
Ekonomi
Beras Makin Mahal, Dompet R...
Rona
Joko Anwar Masuk Daftar 50 ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.