Megawati Menyuapi Istri Mendiang Kapolri Hoegeng Saat Ultah ke-100
📅 Selasa, 24 Jun 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-PDIP
K
emarin, kediaman Istri mendiang Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani, tampak istimewa. Betapa tidak, kemarin Meriyati merayakan ulang tahun ke-100. Hadir Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri. Bahkan Megawati sempat menyuapi Meriyati.
Dalam acara tersebut, Megawati mendapat potongan kue ulang tahun pertama langsung dari Meriyati Hoegeng. Megawati didampingi Ketua DPR Puan Maharani dalam acara ulang tahun ke-100 Meriyanti Hoegeng tersebut.
Dalam acara sederhana, Megawati mendapat potongan kue ulang tahun pertama langsung dari Meriyati Hoegeng. Meriyati tampak menyebut nama Megawati ketika sang cucu, Krisnadi Ramajaya Hoegeng, menanyakan potongan kue ulang tahun ini akan diberikan kepada siapa.
Mendengar itu, Megawati yang mengenakan batik coklat bercorak biru langsung berdiri di sisi kanan Meriyati. Meriyati pun memberi potongan kue ulang tahun kepada Megawati. Putri Bung Karno ini pun tersenyum dan langsung menyuapi sepotong kue ke Meriyati.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keluarga besar dan tamu undangan pun menyaksikan momen hangat tersebut. Mereka bertepuk tangan sambil melempar senyum ke arah Megawati dan Meriyati. Tak hanya potongan kue, Megawati juga mendapat potongan tumpeng pertama dari Meriyani Hoegeng dalam momen acara tersebut. Megawati pun terharu mendapat kehormatan tersebut.
Dalam momen acara itu, sang cucu Krisnadi Ramajaya Hoegeng atau akrab disapa Rama meluncurkan sebuah buku spesial khusus untuk sang nenek, Meriyati Hoegeng. Megawati bersama Puan Maharani serta tamu lainnya pun menjadi saksi peluncuran buku tersebut.
Buku itu berjudul “Meriyati Hoegeng, 100 Tahun Langkah Setia Pengabdian” yang disusun oleh Rama Hoegeng. Bahan diambil dari kliping, artikel, serta cerita dari orang-orang terdekat keluarga Jenderal Hoegeng.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rama Hoegeng pun mengungkapkan buku ini menjadi persembahan dari keluarga bagi sang nenek yang terus setia dalam pengabdian. “Buku ini dibuat untuk persembahan atas dedikasi eyang Meri,” ujarnya.
Rama Hoegeng juga menceritakan, Megawati turut berkontibusi dalam pembuatan buku tersebut. Dia pun mengisahkan kebersamaan Meriyati Hoegeng bersama Megawati ketika merawat tanaman anggrek di Jalan Madura No 8, Menteng, Jakarta. Adapun, Jalan Madura kini telah diganti menjadi Jalan Moh Yamin. Meriyati sendiri kini tinggal di kawasan Depok.
Jenderal Hoegeng merupakan tokoh polisi yang legendaris yang dikenal sebagai polisi teladan, jujur, bersahaja dan berjiwa patriot. Pria kelahiran Pekalongan ini menjabat sebagai Kapolri ke-5 pada periode tahun 1968–1971.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!