Hindari 4 Larangan Ini di Bulan Muharram, Umat Islam Wajib Tahu!
Selasa, 24 Jun 2025, 10:07 WIBJAKARTA - Bulan Muharram menjadi salah satu dari empat bulan dalam kalender Islam yang dimuliakan oleh Allah SWT. Selain menjadi momen yang penuh keberkahan dan pahala yang berlipat ganda, ada sejumlah larangan penting yang perlu dipatuhi setiap muslim agar tidak tergelincir dalam perbuatan dosa.
Kenapa Larangan di Bulan Muharram Sangat Penting?
Dalam Al Quran surah At Taubah ayat 36, Allah memperingatkan umat Nya untuk tidak menzalimi diri sendiri di bulan-bulan haram. Ini menunjukkan setiap perbuatan buruk yang dilakukan di bulan ini mendatangkan dosa yang berlipat, sama seperti pahala dari amalan baik yang juga berlipat ganda.
4 Larangan Utama di Bulan Muharram
1. Menzalimi Diri Sendiri
Menurut tafsir Syekh Wahbah az Zuhaili, larangan ini mencakup seluruh bentuk kemaksiatan. Karena balasan atas segala perbuatan, baik maupun buruk akan dilipatgandakan di bulan suci ini.
2. Melakukan Perbuatan Maksiat
Maksiat seperti meninggalkan salat, makan dari hasil haram, berzina, atau mabuk-mabukan menjadi sangat berat dosanya jika dilakukan di bulan Muharram. Maka dari itu, umat Islam diimbau memperbanyak amal dan menjauhi maksiat.
3. Memulai Perang atau Permusuhan
Secara tradisi, bulan Muharram adalah waktu untuk meninggalkan konflik dan peperangan. Walau ada perbedaan pendapat ulama terkait hukum ini, namun semangat damai dan saling menahan diri tetap menjadi nilai utama di bulan ini.
4. Melakukan Bidah Seperti Menyakiti Diri Sendiri
Beberapa kelompok memperingati peristiwa Karbala dengan cara menyakiti tubuhnya. Padahal, tindakan menyakiti diri sendiri tergolong bidah yang dilarang keras dalam Islam sebagaimana disebut dalam hadits-hadits shahih.
12 Amalan Istimewa di Bulan Muharram
Selain menjauhi larangan, bulan ini juga sarat dengan amalan sunnah yang dianjurkan, seperti:
1. Shalat sunah
2. Puasa terutama di hari Asyura
3. Silaturahmi dan sedekah
4. Menjenguk orang sakit
5. Memakai celak mata
6. Membaca surat Al-Ikhlas 1000 kali
7. Mengusap kepala anak yatim
8. Memperluas nafkah keluarga
Dzikir dan Istighfar yang Dianjurkan
Beberapa dzikir yang bisa diamalkan selama Muharram, terutama di hari Asyura:
- Laa ilaaha illallaah (100x)
- Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW (100x)
- Istighfar (100x)
- Doa Nabi Adam: Rabbanaa zhalamnaa⦠(100x)
- Hasbunallaahu wa niâmal wakiil (450x)
- Rabbighfirlii warhamnii wa tub âalayya (1000x)
Bulan Muharram bukan sekadar bulan awal tahun Hijriyah. Ia adalah waktu istimewa yang disucikan Allah dan penuh peluang meraih pahala berlipat. Namun, peluang itu hanya bisa diraih jika kita menjauhi larangannya dan memperbanyak amal saleh.
Yuk manfaatkan momen ini dengan memperbaiki diri, memperbanyak amal, dan menjauh dari segala bentuk dosa!
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
Misteri dan Mitos 1 Suro: Larangan Aneh, Kepercayaan Gaib, dan Penjelasan Islam yang Mengejutkan!
-
6 Keajaiban Puasa Asyura: Pahala Setara Haji dan Ampunan Dosa Setahun Penuh!
-
Ibadah Haji Hukumnya Jadi Tidak Wajib, Pandangan Pakar Fikih Muamalah dan Ekonomi Syariah
-
Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2025: Ini Tanggal Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah, Kesempatan Emas Hapus Dosa Setahun!
-
Sambut Tahun Baru Islam 2025, Ini Jadwal Puasa Tasua dan Asyura yang Sarat Keutamaan Makna 1 Muharram
-
Lengkap! Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah, Awali Tahun Baru Islam dengan Harapan dan Ampunan
-
Kapan Malam 1 Suro 2025? Malam Mistis Sarat Makna, Mitos Gaib, dan Tradisi Sakral Jawa yang Masih Hidup higga Kini!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.