Gubernur Banten tekankan ASN jadi penggerak transformasi pelayanan
Selasa, 24 Jun 2025, 15:55 WIBSerang -- Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya peran aparatur sipil negara (ASN) sebagai penggerak perubahan dalam pelayanan publik.
âPelayanan publik harus mulai bergeser dari birokrasi prosedural ke arah yang lebih responsif, adaptif, dan efisien," kata Andra Soni, di Kota Serang, Selasa
Oleh karena itu, menurut Andra, ASN perlu memiliki kapasitas kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil nyata di masyarakat.
Sebelumnya Andra sempat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Pemerintah Provinsi Banten Tahun 2025 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten, Pandeglang, Senin (23/6).
Dia berharap peserta mampu membawa semangat perubahan dan menjadi agen transformasi birokrasi di Provinsi Banten,â ujar Andra.
Menurut dia, ASN tidak cukup hanya memahami aturan dan prosedur administratif, tetapi juga harus mampu mengelola isu strategis lintas sektor dan memberikan solusi konkret melalui kebijakan yang kolaboratif.
âPentingnya program kerja kolaboratif, tidak hanya di internal Pemerintah Provinsi Banten, tetapi juga hubungan kerja koordinatif antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota,â katanya.
Andra juga mengingatkan bahwa jabatan tinggi pratama harus diisi oleh pemimpin yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga dapat menjadi panutan dalam etika kerja dan dedikasi pelayanan.
âJadilah pemimpin yang tidak hanya cerdas, tapi juga teladan,â ucapnya.
Kepala BPSDM Provinsi Banten, Untung Saritomo, menjelaskan pelatihan tersebut diikuti oleh 52 peserta dari berbagai instansi, termasuk kementerian dan pemerintah daerah di luar Banten.
Pelatihan berlangsung selama 107 hari dengan menggunakan metode pembelajaran klasikal dan non-klasikal berbasis proyek perubahan.
âTujuan pelatihan ini adalah mengembangkan kompetensi manajerial pejabat struktural untuk memenuhi standar jabatan tinggi pratama sesuai ketentuan perundang-undangan,â kata Untung.
Sementara itu, Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara LAN-RI, Agus Sudrajat menilai pentingnya pelatihan ini dalam melahirkan pemimpin daerah yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
âMelalui pelatihan ini dapat lahir pemimpin-pemimpin daerah yang mampu membawa perubahan nyata, memperkuat kolaborasi antar lembaga, dan mendorong terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas,â ujar Agus.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Krisis Energi Menghantui: Australia Jamin Stok Bahan Bakar Aman
-
Aurora Borealis: Keajaiban Cahaya Langit Skandinavia
-
Dukcapil DKI Jakarta Sabet Penghargaan Nasional, Rekor Perekaman E-KTP Tembus 100 Persen
-
PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur Layani MT. Southern Anoa 18.000 Ton Produk Turunan Kelapa Sawit Tujuan Pakistan
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Masih di Puncak, tapi City semakin Dekat
-
Wagub Jawa Timur Ajak Warga Nahdliyin Sinergikan Pembangunan Daerah
-
Tingkatkan Kualitas Tata Pelayanan Publik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.