Qatar Langsung Setop Aktivitas Laut Imbas Satu Warga Tewas Terkena Ledakan Militer

Selasa, 30 Jun 2026, 16:18 WIB

DOHA - Kementerian Transportasi Qatar pada Senin (29/6) menangguhkan sementara navigasi maritim dan aktivitas kelautan sebagai langkah pencegahan demi menjaga keselamatan publik.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut menyerukan kepada semua pemilik dan pengguna kapal laut, termasuk perahu wisata, perahu nelayan, jet ski, dan kendaraan air serupa lainnya untuk sementara menangguhkan navigasi dan semua aktivitas maritim dengan segera hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Karim Jaafar

Kementerian Transportasi Qatar menyatakan langkah itu tidak berlaku bagi kapal-kapal yang beroperasi di bawah konvensi maritim internasional, yang akan tetap melanjutkan operasional mereka sesuai dengan regulasi dan prosedur yang berlaku.

Pihak kementerian menyampaikan langkah pencegahan tersebut diambil melalui koordinasi dengan otoritas keamanan terkait serta mengimbau masyarakat untuk mematuhi pernyataan yang dikeluarkan.

Pengumuman itu disampaikan sehari setelah Kementerian Dalam Negeri Qatar mengatakan seorang warga negara Qatar ditemukan tewas dan seorang warga negara Arab lainnya terluka usai sebuah kapal yang hilang ditemukan menyusul operasi pencarian semalaman.

Menurut kementerian tersebut, tim pencarian dan penyelamatan laut berhasil menemukan kapal itu pada Minggu (28/6) dini hari waktu setempat serta mengonfirmasi bahwa warga negara Qatar tersebut telah meninggal dunia akibat terkena serpihan ledakan (shrapnel) dari operasi militer di wilayah tersebut. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.